Tuding Peserta Alumni 212 Dibayar Rp100 Ribu

Nasrul Sufi, Ketua Umum Sekber Satgas Lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, Badan Pemenangan Aceh untuk Prabowo-Sandi, hadir pada acara reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12). Rakyat Aceh

Nasrul Sufi Meminta Kapitra Minta Maaf

BANDA ACEH (RA) – Badan Pemenangan Aceh, Sekber Satgas Lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, meminta, Kapitra Ampera, untuk mencabut dan meminta maaf pada masyarakat Aceh khususnya dan peserta alumni 212 umumnya.

Permintaan itu disampaikan, Nasrul Sufi, Ketua Umum Sekber Satgas Lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, Badan Pemenangan Aceh untuk Prabowo-Sandi dalam rilis yang dikirim ke Redaksi Harian Rakyat Aceh, Senin (03/12).

Kata Nasrul, Ketua Forum Alumni 212, Kapitra Ampera, menuduh massa reuni 212 dimobilisasi partai politik dengan membayar peserta Rp100 ribu per orang. “Sangat kita sayangkan tuduhan Kapitra itu yang dulu sangat semangat memperjuangkan ukhuwah Islamiyah dan sama-sama sebagai peserta 212,” kata Nasrul.

Ia mengatakan, dirinya bersama sejumlah warga Aceh ke Jakarta dengan sangat ikhlas, demi Islam, demi imam. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan. “Tiket kami saja PP Rp4,4 juta, lain lagi dengan biaya akomodasi dan konsumsi selama di Jakarta. Semua uang kami sendiri,” kata Nasrul.

Untuk itu, Nasrul Sufi yang sering di sapa Tgk Abang meminta Kapitra mencabut kembali pernyataan itu dan meminta maaf pada peserta reuni 212. “Jika pernyataan dan tuduhan yang tidak berdasar itu tidak dicabut atau meminta maaf, Badan Pemenangan Aceh, Sekber Satgas Lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, akan membawa pernyataan itu ke ranah hukum,” kata Nasrul Sufi. (bai)