Jalan Raya Gubeng Ambles, Ini Pengalihan Arusnya

- Arus lalin dari Jalan Ngagel tidak bisa lurus ke Jalan Raya Gubeng, dialihkan ke Keputran. Petugas juga akan mulai menyekat kendaraan sejak trafic light Marvel City hingga pertigaan Ngagel arah Pucang. Pengendara yang akan lurus ke Sulawesi akan diarahkan ke Jalam Bung Tomo. - Arus lalin di trafic light depan Telkom hanya berlaku dari Timur ke Barat (Sulawesi ke Keputran), dan ari Timur ke Selatan (Sulawesi ke Ngagel). (did/JPC)

Harianrakyataceh.com – Satlantas Polrestabes Surabaya menggulirkan rekayasa lalu lintas sebagai dampak amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Perubahan pola arus lalu lintas itu sudah mulai diberlakukan sejak Rabu (19/12) pagi.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. Empat ruas jalan ditutup.

“Pagi tadi sudah mulai dilakukan rekayasa dan penutupan jalan. Untuk jalan yang ditutup di antaranya trafic light antara Jalan Ngagel dan Sulawesi, Raya Gubeng sisi Selatan (rumah makan Nyonya Suharti), Raya Gubeng sisi Utara (sebelum Giki 2), dan Jalan Sumbawa,” jelas Pandia.

Polisi akan standby 24 jam untuk membantu melancarkan lalu lintas. Mengingat rekayasa yang dilakukan karena faktor alam, maka evaluasi akan dilakukan setiap hari. “Per harinya kami evaluasi. Bisa jadi akan kami ubah pola rekayasa hari ini. Tergantung situasinya di lapangan nanti seperti apa,” tambahnya.

Apabila ada perubahan, Satlantas pasti akan menyosialisasikannya lebih lanjut. “Nanti kami akan share, baik melalui medsos kam, maupun ke media massa,” tutur Pandia.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 tersebut mengimbau agar masyarakat sebisa mungkin menghindari Jalan Raya Gubeng. Petugas di lapangan akan memberikan arahan kepada pengendara agar tidak kebingungan.

Berikut rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Raya Gubeng:

– Arus lalin dari Jalan Pandegiling dilarang lurus menuju Keputran. Kendaraan akan dialihkan belok kiri ke Jalan Urip Sumoharjo

– Jalan Irian Barat yang semula satu arah dari Utara ke Selatan (dari Karimun Jawa, Red) dibalik arah dari Selatan ke Utara.

– Kendaraan dari Keputran tidak bisa lurus ke trafic light depan Telkom, melainkan diarahkan belok kiri ke Jalan Irian Barat.

– Arus lalin dari Jalan Ngagel tidak bisa lurus ke Jalan Raya Gubeng, dialihkan ke Keputran. Petugas juga akan mulai menyekat kendaraan sejak trafic light Marvel City hingga pertigaan Ngagel arah Pucang. Pengendara yang akan lurus ke Sulawesi akan diarahkan ke Jalam Bung Tomo.

– Arus lalin di trafic light depan Telkom hanya berlaku dari Timur ke Barat (Sulawesi ke Keputran), dan ari Timur ke Selatan (Sulawesi ke Ngagel).

(did/JPC)