Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 20 Dec 2018 08:09 WIB ·

Menlu Saudi: Indonesia Menderita, Kami Juga Menderita


 Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud berbincang-bincang Perbesar

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud berbincang-bincang "veranda talk" dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3). Foto: RAKA DENNY/JAWAPOS

Harianrakyataceh.com, RIYADH – Kerajaan Arab Saudi menjadikan pameran budaya terbesar Al Janadriyah yang dibuka hari ini sebagai momen untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia. Selain menjadikan tamu kehormatan (guest of honor), Saudi menempatkan Indonesia sebagai mitra terpenting kebijakan luar negerinya.

Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al Jubeir di hadapan delegasi Indonesia untuk Festival Al Janadriyah kemarin (19/12). ”Kami tidak akan mencari ke dunia lain. Kami akan berdagang dan berinvestasi dengan negara-negara muslim, khususnya Indonesia,” ujarnya.

Arah kebijakan luar negeri itu akan diikuti dengan langkah konkret berupa pengembangan sistem perbankan Islam, investasi di industri kimia dan infrastruktur, serta pariwisata. ”Kami sangat berkepentingan dengan Indonesia yang makmur. Jika Indonesia menderita, Saudi juga menderita,” tegas mantan Dubes Saudi untuk AS selama delapan tahun hingga 2015 itu.

Menurut Jubeir, Saudi siap bertukar pengalaman soal toleransi dan penumpasan teroris. Dia berharap Indonesia bisa berperan dalam Aliansi Negara-Negara Islam Kontraterorisme (Islamic Military Counter Terrorism Coalition/IMCTC).

Di akhir pertemuan, Jubeir menegaskan bahwa Saudi adalah negara yang ingin selalu menebarkan kebaikan. Bukan sebaliknya. Pihaknya kini sedang melawan upaya mendiskreditkan Saudi dalam berbagai isu, salah satunya dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

”Pernyataan kami sudah amat jelas. Kami sedang melakukan investigasi dan kami sudah menghukum individu yang terlibat dalam masalah ini,” tegasnya. (jpg)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

WHO : Bencana Kemanusiaan di Sudan Semakin Memburuk, Harus Segera Diatasi

17 July 2024 - 15:11 WIB

Dua Dosen UIN Ar Raniry Diundang Seminar di Thammasat University Bangkok, Thailand

12 July 2024 - 17:45 WIB

Israel Bikin Murka PBB dan Kelompok Kemanusiaan Setelah Menghancurkan Terowongan Gaza

12 July 2024 - 16:03 WIB

Tega! Israel Buang Limbah ke Aliran Mata Air yang Digunakan Warga Palestina untui Minum

2 July 2024 - 15:57 WIB

Rumah Sakit di Gaza Tutup Akibat Krisis Bahan Bakar

1 July 2024 - 14:45 WIB

Fachrul Razi Bertemu Ketua Harian DPP Gerindra Prof Sufmi Dasco di Korea Selatan

1 July 2024 - 11:39 WIB

Trending di INTERNASIONAL