PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman Jelang Peringatan Tsunami

General Manager (GM) PLN UIW Aceh Jefri Rosiadi mengecek alat deteksi kebocoran material jaringan (ultrasonic sound) pada kegiatan gelar pasukan dan peralatan Posko Siaga Peringatan Tsunami dan Tahun Baru 2019 di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh, Jumat (21/12) pagi. SULAIMAN MUHAMMAD.

BANDA ACEH – PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh memberikan perhatian serius pada kegiatan peringatan 14 tahun tsunami Aceh yang akan dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat Aceh pada 26 Desember 2018 mendatang. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi kelistrikan ini memastikan bahwa pasokan listrik akan aman sampai akhir tahun.

Untuk memastikan pasokan listrik tetap aman, khususnya di ibu kota provinsi Aceh, General Manager (GM) UIW Aceh Jefri Rosiadi memimpin langsung kegiatan upacara gelar pasukan dan peralatan Posko Siaga Peringatan Tsunami dan Tahun Baru 2019 di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh, Jumat (21/12) pagi.

Pria kelahiran Pidie tersebut juga mengecek seluruh perlengkapan dan peralatan yang akan digunakan oleh 150 petugas gabungan PLN dalam menjaga pasokan listrik tetap aman dari gangguan, baik itu gangguan teknis maupun gangguan yang disebabkan oleh alam. Dalam kesempatan itu, GM PLN UIW Aceh didampingi Senior Manager Tehnik dan Manger UP3 Banda Aceh, Wahyu Ahadi Rouzi.

Dalam arahannya, Jefri Rosiadi mengingatkan kepada petugas akan dua hal, pertama mengingat tingginya risiko dihadapi petugas di lapangan, maka setiap pekerjaan yang dilakukan harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Kemudian, harus saling berkoordinasi dalam melaksakan suatu pekerjaan di lapangan.

Kedua, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) juga harus diperhatikan, sesuai dengan slogan Zero Accident. Dengan memperhatikan itu, maka pencegahan terhadap segala bentuk kecelakaan kerja pegawai dapat dihindari.

Beberapa waktu lalu, Jefri Rosiadi menyampaikan bahwa pada tahun ini pelayanan diberikan PLN jauh lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya, dimana banyak terjadi pemadaman. Gangguan maupun pemadaman dapat ditekan. ” Ini semua berkat kerja keras dan dukungan semua pihak,” kata Jefri.

Hasil survei kepuasan pelanggan, PLN Aceh sudah pada angka 85 persen, meningkat dari tahun lalu yang berada diangka 77 persen. Artinya, kata Jefri, terjadi peningkatan. Untuk itulah dirinya meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat Aceh agar pada tahun depan kinerja PLN menjadi lebih baik lagi. (slm)