Wakil Walikota Buka Eskpos Data Kemiskinan Makro

Wakil Walikota Lhokseumawe Yusuf Muhammad membuka eskpos kemiskinan 2018 yang beralangsung, Kamis (27/12) di Hotel Diana Lhokseumawe. Rakyat Aceh/ M Susahdi

LHOKSEUMAWE (RA)- Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, SE, MSM membuka kegiatan Eskpos Data Kemiskinan Makro Tahun 2018 dan Rancangan Profil Kemiskinan Kota Lhokseumawe, Kamis (27/12), di Aula Hotel Diana.

 

Acara ini diikut para Kepala dan Perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe, Perwakilan Camat dalam wilayah Kota Lhokseumawe, Perwakilan Unsur Perbankan serta undangan.

Wakil Walikota mengatakan kegiatan eskpos ini penting untuk dilaksanakan agar dapat diketahui kondisi kemiskinan di Kota Lhokseumawe untuk dapat diakomodir ke dalam program pembangunan.

“ Bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe telah dan sedang melaksanakan program yang mencakup 4 (empat) Bidang Prioritas yaitu Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan,” sambung Yusuf Muhammad.

Lanjutnya, penjabaran bidang tersebut di atas dibagi dalam 3 (tiga) Klaster yaitu Klaster I Program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Bantuan dan Perlindungan Sosial. Selanjutnya Klaster II tentang Program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dan Klaster III tentang Program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Usaha Mikro.

Sementara Kepala BPS Kota Lhokseumawe, Yudi Yos Elvin melaporkan bahwa kegiatan Ekspos dilaksanakan agar tersedia data penduduk miskin, sehingga program bantuan dapat lebih terarah dan tepat sasaran.

Yudi menambahkan, per Maret 2018, penduduk miskin Kota Lhokseumawe sebanyak 11,81%, berdasarkan survei sampel sosial ekonomi nasional. Hal ini mengalami penurunan, yang pada tahun 2015 tercacat sekitar 12% atau setara dengan 12.183 rumah tangga miskin.

“ Kita mengharapkan partisipasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe dalam memasukkan indikator profil kemiskinan mikro, agar data yang dihasilkan akurat dan program pengentasan kemiskinan dapat lebih fokus dan terarah,” ujarnya. (msi)