Zikir Akbar di Akhir Tahun Khidmat

ZIKIR AKBAR : Ribuan warga kabupaten Pidie Jaya menghadiri zikir akbar dan doa bersama, serta tausyiah dipusatkan di lapangan bola kaki Meureudu, jelang pergantian tahun, Senin (31/12). Rakyat Aceh/Amrizal Arnida.

PIDIE JAYA (RA) – Ribuan warga Pidie Jaya menggelar zikir akbar dan doa bersama diperuntukn kepada korban tsunami berharap mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat. Acara dipusatkan di Lapangan Bola kaki Meureudu, jelang pergantian tahun, Senin (31/12).

Prosesi zikir akbar, doa bersama, dan tausyiah berlangsung penuh khidmat, dipimpin langsung Tgk. H.Muhammad Baidhawi (Abiya), dari Dayah Mudi Mesra Samalanga, Bireun.

Gelaran dukungan penuh dari berbagai pihak, yaitu PT Maar Group, 4 lembaga lain nya, yaitu majlis pengajian dan zikir Tasawuf Tauhid dan Fikih (Tastafi) Pidie Jaya, Forum Majlis Ta’lim Sirul Mubtadin Pidie Jaya, Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Pidie Jaya, dan Barisan Muda Ummat, dan juga dukungan penuh dari masyarakat Pidie Jaya.

Sementara pimpinan PT.Maar Group, H. Sibral Malasyi, didampingi Ketua Panitia acara, Tgk.Syamsuddin, kepada Rakyat Aceh mengatakan, Maksud dan tujuan digelar nya acara Zikir, Do’a bersama dan serta tausyiah tersebut adalah selain dari pada untuk berdo’a untuk korban tsunami, merajut ukhuwah dalam lantunan zikir, momentum awal tahun tersebut juga untuk berharap mendapatkan keselamatan di dunia dan di akhirat.

“Dan juga guna menghilangkan kebiasaan lama yang tidak kita inginkan di pergantian tahun/ jelang masuk tahun baru seperti pesta pora, bakar mercon, dan sebagainya yang dinilai tidak bermanfaat dan hura-hura, kita ganti dengan acara zikir untuk mengagungkan asma Allah, demi berharap mendapat keselamatan untuk kita semua di dunia dan di akhirat,” ungkap Sibral Malasyi.

Sementara Wakil Bupati Pidie Jaya H. Said Mulyadi, biasa disapa Waled, dalam sambutan nya mengatakan, melalui acara zikir tersebut pihak nya mengajak untuk mari sama – sama berdoa agar hal- hal yang tidak kita inginkan bisa terhindari/dilindungi oleh Allah.

“Dengan doa kita bersama-sama Isya Allah dapat terhindar dari hal -hal yang tidak kita inginkan, semoga senantiasa mendapat perlindungan dari Allah untuk kita semua,” ungkap Waled penuh ajak.

Sementara Tgk H. Muhammad Baidhawi (Abiya) dalam Tausyiah nya berpesan untuk memperbanyak amal ibadah, karena amalan ibadah tersebut lah yang nanti di akhirat yang bisa menolong/membantu kita di hari akhirat kelak, dan serta hormatilah Ulama karena Ulama lah yang membimbing kita ke jalan yang baik dan Ulama pula yang menghambat kita dari kemungkaran dan kemaksiatan

Acara tersebut turut pula dihadiri Waled Munir Kiran, Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Said Mulyadi, dan H. Sibral Malasyi, MA, Ketua donatur Sirul Mubtadin Pidie Jaya. (amz/min)