Sekber Satgas Kawal Pemilu di Aceh

Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, berfoto saat jumpa pers, Senin (7/1). Baihaqi/Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, akan mengawal dan menjaga ketat proses pelaksanaan Pemilu 2019 di Aceh mulai dari pencoblosan, perhitungan suara, rekap kecamatan, provinsi sampai dengan mobilisasi dan tempat penyimpanan kotak suara.

Untuk, Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi akan menempatkan satuan tugas (satgas) pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Ketua Umum Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, Nasrul Sufi menyebutkan penempatan satgas ini bertujuan untuk mengawal dan menjaga ketat proses pelaksanaan Pemilu 2019. “Ini salah satu cara kita untuk menghindari kemungkinan adanya kecurangan di hari pencoblosan dan perhitungan suara,” kata Nasrul Sufi, Senin (7/1).

Jumlah satgas saat ini, kata Nasrul Sufi, telah mencapai 12.340 orang, jumlah ini akan terus bertambah. Setiap TPS akan ditempatkan 10 sampai 15 orang satgas. “Kami juga akan melakukan advokasi hukum bagi masyarakat yang akan melaporkan temuan pelanggaran pemilu khususnya Pilpres,” kata Nasrul.

Saat ini, lanjut Nasrul ada 54 organisasi Ormas, OKP, LSM dan Profesi lainnya yang telah bergabung ke Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi untuk memenangkan Capres dan Cawapres, Prabowo-Sandi di Provinsi Aceh. “Target kami 85 persen dalam memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di Aceh,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya mendesak penyelenggara Pemilu yakni KIP Aceh, Bawaslu Aceh untuk bersikap independen, jujur dan berani melawan intervensi dari pihak manapun. “Kami berharap Pemilu 2019 ini bisa berjalan independen tanpa adanya intimidasi dari pihak manapun,” ungkapnya.

Sekber Satgas Aceh juga menghimbau dan mengajak masyarakat Aceh untuk memastikan sudah mendapat undangan dari TPS untuk melakukan pencoblosan pada tanggal 17 April 2019 dan Sekber Satgas Aceh juga akan melakukan advokasi hukum bagi masyarakat yang akan melaporkan temuan pelanggaran Pemilu khususnya Pilpres.

Berikut nama-nama lembaga pemenangan Prabowo-Sandi, yang sudah bergabung bersama Sekber Satgas lintas Ormas, LSM, OKP dan Profesi Aceh yaitu GNPP, Baladhika, Rumoh Aspirasi, Labang Aceh, GPRPG 08 Aceh, RN PAS, Jagad, RPS, Aliansi Lintas Ormas Aceh, GMA, RHOMA PAS, Aceh Green Power, Abamsa, Mahasiswa Pemuda Pejuang Rakyat Aceh, Sima, Asosiasi Petani Palawija dan Holtikultural Aceh.

Lalu, Jaringan Nusantara Aceh, Forum Komunikasi dan Aspirasi Rakyat, Kapakat, Sabahat Gatot Nurmantyo Aceh, Gempur, Sarps, Kompas, PPIR, Ikatan Keluarga Raudhatul Hasanah Aceh, Aceh Peduli Alam, Badan Himpunan Aneuk Santri Aceh, Muda Sandi Aceh.

Selanjutnya, Oppas, Gerakan Nasional Cinta Prabowo, Rajawali Nusantara, Radina, Ikatan Persaudaraan Antar Rakyat Aceh, Majlis Taklim Pemberdayaan Perempuan Aceh. “Lembaga ini sudah menyatakan siap membantu untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Aceh,” kata Nasrul, sembari menambahkan ada beberapa lembaga yang sudah menyatakan bergabung, namun berhalangan hadir pada kegiatan jumpa pers. (bai)