Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Drs HT Muhammad Nurlif SE, menyampaikan sambutan pada kegiatan capacity building (penguatan kapasitas/karakter) bagi 100 caleg perempuan baik itu untuk DPR RI, DPRA dan DPRK, Selasa (8/1). Baihaqi/Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh, selama dua hari, 8-9 Januari 2019, melaksanakan capacity building (penguatan kapasitas/karakter) bagi 100 caleg perempuan baik itu untuk DPR RI, DPRA dan DPRK.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Drs HT Muhammad Nurlif SE, menyambut baik dan bergembira atas pelaksanaan capacity building bagi caleg perempuan Partai Golkar Aceh dan ini belum pernah diadakan sebelumnya.

“Saya semakin optimis caleg perempuan Partai Golkar tidak susah dicari, meskipun dalam melakukan proses caleg diseleksi secara bijak. Berbeda dengan partai lain, untuk memenuhi kuota perempuan kesulitan,” katanya, Selasa (8/1) saat didampingi Sekretaris DPD I Partai Golkar Aceh, Syukri Rahmad SH MKn.

Kata Drs HT Muhammad Nurlif SE, yang penting dalam acara ini diperbanyak diskusi yang dapat menjelaskan peta politik dari daerah masing-masing, sehingga dapat diatur strategis kemenangan bagi partai.

“Ini peluang untuk meraih suara terbanyak, caleg perempuan bukan pelengkap. Contoh di DPRA periode 2014-2019 dari 9 orang, 4 perempuan,” katanya.

Apalagi, sebutnya, semangat perempuan untuk bersaing sangat produktif. “Peta politik harus tahu. Jangan jadi caleg tidak mengetahui berapa suara dan pelihara suasana harmonis sesama caleg partai Golkar. Jangan ada yang renggang sesama caleg setelah Pemilu,” katanya.

Selain itu, ia meminta para anggota dewan untuk sering mengunjungi kantor partai saat melakukan reses. “Ini tradisi baru yang mesti kita berlakukan, sehingga pengurus partai dan anggota dewan se kata dalam membangun Aceh,

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Hasni SAg menyampaikan kegiatan penguatan capacity building dilaksanakan dua hari, mulai 8-9 Januari 2018. Kegiatan ini untuk mengevaluasi kesiapan caleg perempuan. “Ada 6 narasumber yang diundang termasuk mantan anggota DPRA Hj Yuniar,” katanya.

Katanya, kegiatan ini hanya diikuti 100 caleg perempuan yang berasal dari seluruh Aceh, baik yang maju ke DPR RI, DPRA dan sedangkan untuk caleg DPRK hanya dua utusan yang diundang.

“Kita harapkan para caleg perempuan ini dapat menyampaikan hasil dari capacity building ini pada caleg perempuan lain, sehingga target untuk meraih suara dapat terpenuhi,” katanya. (bai)