Suyatno Sudah 19 Hari di Banda Aceh

Plt Sekretaris DPRA, Suhaimi SH MH, berfoto dengan Sutiyo Suyatno, seorang petualang nusantara asal Dusun III Boyoteluk RT.002/RW. 006 Kelurahan Boyoteluk Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Warga Dusun III Boyoteluk RT.002 / RW. 006 Kelurahan Boyoteluk Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Sutiyo Suyatno tiba di Gedung Sekretariat DPRA pada hari Selasa (8/1) pukul 09.35 WIB dengan penuh semangat.

Beliau disambut Kepala KeHumasan Sekretariat DPRA, Mawardi Adami, S.Ag. Dalam pertamuan ini Sutiyo menceritakan pengalaman-pengalaman menarik selama berkeliling Indonesia.

Tidak sedikit tamu-tamu yang melintas di Gedung Sekretariat DPRA ikut bergabung dan mendengar kisah petualangannya. Selanjutnya Sutiyo Suyatno dipertemukan kepada Plt. Sekretaris DPRA, Suhaimi, SH, MH. diruang kerjanya.

Dalam kesempatan ini Plt. Sekretaris DPRA, Suhaimi, SH, MH. menanyakan tujuan selanjutnya setelah mengunjungi Kota Banda Aceh. Sutiyo menjawab, “Saya mau ke Kilometer Nol Sabang hari Kamis nanti (10/1), tapi sebelumnya saya harus bertemu dengan Gubernur Aceh”.

Sutiyo Suyatno, pria yang berprofesi pada identitas KTP-nya sebagai Paranormal ini telah berada di Kota Banda Aceh selama 19 hari. Pria ini memang tidak berjalan terus menerus, sesekali pria ini menetap beberapa minggu di kota yang disinggahinya.

“Saya berjalan ini karena sangat sulit mencari makan, semoga dari perjalanan ini saya menemukan inspirasi untuk menciptakan sumber penghasilan kepada diri sendiri dan Keluarga yang telah ditinggalkan,” ujarnya.

“Dan dengan berpetualang seperti ini saya jadi tahu kalau harga makanan di jawa jauh lebih murah dibandingkan di Sumatera. Saya mulai rasakan mahalnya makanan mulai dari Dumai sampai ke Aceh, harga makanan itu bisa mencekik leher mahalnya,” sambungnya.

Setelah mendengar kisah-kisah perjalanan Sutiyo, selanjutnya Plt. Sekretaris DPRA, Suhaimi, SH, MH. menyerahkan Piagam penghargaan kepada Sutiyo Suyatno atas kegigihannya dalam rangka mengelilingi Indonesia dengan berjalan kaki. (imj/rif)