Ramai-ramai Caleg Mundur

Ilustrasi/Net

Lulus Tes CPNS

BANDA ACEH (RA) – Tiga bulan jelang pesta demokrasi, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mendapat banyak laporan Caleg mengundurkan diri. Pengaduan tersebut disampaikan sejumlah partai lewat suratnya.

Komisioner KIP Aceh, Munawarsyah menyebutkan penyebab caleg mundur tersebut akibat lulus tes CPNS.

“Di kabupaten/kota banyak yang melaporkan pengunduran diri, dikarenakan kemarin ada pengumuman PNS. Karena mereka lewat PNS, jadi mereka kemudian mengundurkan diri dari partai politik,” kata Munawarsyah, Senin (14/1).

Namun menurutnya, Caleg bersangkutan tidak dicoret dalam DCT. Hal itu sesuai surat KPU. “Kecuali yang bersangkutan itu mundur dari partai politik,” jelasnya.

Selain itu, nomer urut Caleg juga tidak berubah walau ramai mengundurkan diri. Di kertas suara, kata Munawarsyah, akan diblur atau dikosongkan.

“Jadi apabila nanti ada yang mencoblos di yang blur itu, dianggap sebagai suara untuk partai,” rincinya.

Hingga kemarin, Caleg yang telah dicoret namanya hanya dua orang.
Mahirul Athar, Caleg DPRA dari partai PPP dengan nomor urut 1, Dapil pemilihan Aceh 1. Ia dicoret karena berstatus sebagai narapidana.

Berikutnya, Caleg dari Partai Demokrat, nomor urut 3 atas nama Sri Mulyani. Caleg dengan Dapil Aceh 8 itu dicoret lantaran meninggal dunia. (icm/mai)