Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 24 Jan 2019 03:31 WIB ·

Sumur Warga Semburkan Gas


 Semburan lumpur dan gas di
Gampong Tanjong Meunye,
Kemukiman Jambo Aye, Kecamatan
Tanah Jambo Aye, Aceh Utara,
Rabu (23/1). Perbesar

Semburan lumpur dan gas di Gampong Tanjong Meunye, Kemukiman Jambo Aye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (23/1).

Polisi Kosongkan Area Hingga 100 Meter

LHOKSEUMAWE (RA) – Warga Gampong Tanjoeng Minje, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Aceh Utara dikejutkan semburan lumpur bercampur gas setinggi 20 meter, Rabu (23/1). Hingga berita ini ditayangkan, tak ada laporan korban jiwa.

Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Adi Sucipto mengatakan, lokasi semburan lumpur gas sudah diamankan dengan police line radius 100 meter. Lokasi semburan lumpur gas persis di sumur bor air di kebun warga dalam pemukiman setempat.

“Sumur bor air itu berada di kebun milik Rohana Ahmat (75) warga Gampong Tanjong Meunje, Kecamatan Tanah Jamboe Aye, Aceh Utara,”ucap Kapolsek.

Ia mengatakan, awalnya Aris Munandar (24) meminta Darkhasih (39) warga setempat untuk pengalian sumur bor.

Sementara yang melakukan pengalian sumur bor yakni, Jamal (38) dan Herman (40) warga Alue Ie Puteh, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Sumur bor itu dimaksudkan, untuk keperluan pertanian menyiram kebun cabai.

“Jadi pada Rabu tadi pagi sekira pukul 08.30 WIB, ada warga Kustan (48) warga Tanjong Meunje mendengarkan letusan dari kebun cabai di depan rumahnya yang mengeluarkan lumpur warna hitam,”jelasnya.

Sebut Kapolsek, untuk sementara waktu rumah warga yang berada di lokasi dengan radius 100 meter harus dikosongkan. Hal itu dimaksudkan, untuk menghindar terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan seluruh aktifitas di lokasi tidak boleh dilakukan.

Lanjutnya, saat ini pihaknya memastikan jika semburan lumpur bercampur gas itu terjadi akibat pengeboran sumur bor oleh warga pemilik kebun. “Sejauh ini kita juga tidak tahu keberadaan pekerja yang mengebor sumur. Termasuk pemilik kebun yang menanami cabai itu pasca kejadian tersebut,”ungkapnya.

”Informasi dari masyarakat, sumur bor itu sudah dikerjakan sekitar 3 hari lalu. Hari ini (kemarin,red) sebelum kejadian rencananya mau memasang pipa air. Tapi tiba-tiba keluar semburan lumpur gas,”katanya.

Diperkirakan, atas informasi warga jika ke dalaman sumur bor sekitar 14 batang pipa dan satu pipa itu berukuran panjang 4 meter. (ung/arm/mai)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Pj Walikota Resmikan Kantor KB Bank Syariah Lhokseumawe

15 July 2024 - 14:57 WIB

Bhakti Sosial Kejari Lhokseumawe dan PLN di Hari Bhakti Adhyaksa ke-64

15 July 2024 - 14:34 WIB

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Padang Sakti

14 July 2024 - 21:30 WIB

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Coklit di Lhokseumawe Tuntas, 202 Pemilih Tidak Lagi Memenuhi Syarat

14 July 2024 - 16:28 WIB

Koramil Sawang Bantu Paket Sambako untuk Warga Kurang Mampu 

13 July 2024 - 11:24 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE