Anggaran Wali Nanggroe Perlu Diaudit

GEMPA beraksi menuntut Malik Mahm,ud Mundur dari Jabatan WN/RA/Adi

BANDA ACEH (RA) – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), menilai dana yang digunakan Lembaga Wali Nanggroe perlu diaudit investigasi. Koordinator MaTA Alfian, mengatakan sudah saatnya anggaran yang digunakan lembaga WN diaudit investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh. Sehingga keuangan WN lebih akuntabilitas dalam penggunaan anggaran itu.

 

“Berapa jumlah anggaran di lembaga WN kami tidak tahu sejak Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar,” ujar Alfian, Senin (28/1).

 

Kata Alfian, yang lebih tahu mengenai berapa jumlah anggaran dalam setiap tahunnya ada di Khatibul Wali sebagai sekretariat WN.

 

“Saya dengar WN setuju dilakukan audit investigasi untuk datang langsung ke kantor BPK RI Perwakilan Aceh,” jelas Alfian.
Menurutnya, bila WN tidak datang langsung bisa saja BPK yang melakukan audit terhadap anggaran yang digunakan WN.
“BPK sebagai langkah strategis dalam mengaudit semua anggaran yang digunakan WN,” ungkapnya.

 

Alfian menilai, anggaran yang diaudit BPK sebagai bagian dari tata kelola keuangan negara secara transparansi. Dengan demikian, tata kelola keuangan negara secara transparansi dapat berjalan di lembaga WN Aceh.

Demi Transparansi

Sementara itu, Gerakan Anti Korupsi (GerAK) Aceh meminta Wali Nanggroe mempublikasikan anggaran yang digunakan selama ini. Alasannya, lembaga tersebut menggunakan APBA maka masyarakat Aceh butuh mengetahuinya.

 

“Untuk transparansi dana WN harus dipublikasi dan selama ini kita tidak tahu karena jarang dipublis,” ujar Koordinator GeRAK Aceh, Askalani, Senin (28/1). “Penting dipublis supaya kita tahu kemana saja digunakan.”

 

Ia berharap lembaga Wali Nanggroe berinisiatif mempublikasikan setiap tahun anggaran yang telah diplotkan dari APBA.

 

“Jangankan masyarakat, GeraK tidak tahu berapa anggaran yang diplotkan tiap tahun dari APBA,” jelasnya. (adi/mai)