Ibu negara sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar Aceh

Banda Aceh (RA) – Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo yang merupakan istri dari Presiden Indonesia saat ini, Joko Widodo bersama istri dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla yakni Mufidah Jusuf Kalla dan rombongan ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) melakukan kunjungan kerja ke Aceh.

Setelah sebelumnya sempat berkunjung ke beberapa lokasi lain, siang tadi keduanya bersama rombongan didampingi istri Plt. Gubernur Aceh, yakni Dyah Erti Idawati Nova Iriansyah dan segenap pihak Pemerintah Aceh berkunjung di Gedung Prof Ali Hasjmi UIN Ar-Raniry, Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (31/1/2019).

Dalam rombongan itu, turut hadir pula istri dari KAPOLRI, Jenderal Polisi. Prof H. M. Tito Karnavian, PhD, yakni Hj. Tri Suswati Tito Karnavian serta Ibu dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia yakni Nora Tristiyana serta rombongan lainnya yang sudah terlebih dahulu tiba di Banda Aceh dan menyambut kedatangan Ibu Negara dan Rombongan di Gedung Auditorium UIN Ar-Raniry, serta turut juga menyambut kedatangan Ibu Negara yaitu Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin, S.Pd, M.Pd.

Kedatangan rombongan Ibu Negara ini dalam rangka sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba kepada ratusan bahkan hampir seribuan pelajar di Aceh. Selain itu, turut hadir Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kegiatan itu, Brigjen Pol. Faisal AN juga menyampaikan pesan kepada para seribuan pelajar agar generasi muda ini terus serius dalam menuntut ilmu dan menjauhi narkoba. Menurutnya, dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba ini sangat mengerikan.

“Jangan sampai terlibat dengan penyalahgunaan narkoba, karena narkoba merusak masa depan, kesehatan dan merusak pikiran kita. Apabila sudah menjadi penyalahguna atau pecandu narkoba, maka hilanglah masa depan. Apa yang kalian cita-citakan akan sirna karena narkoba,” jelasnya.

Jenderal bintang satu ini pun mengajar para pelajar untuk berseru bersama dengan meneriakkan semboyan “Raih Prestasi, Lawan Narkoba”. Di lokasi, seruan ribuan pelajar ini tampak menggelegar dalam gedung.

Di hadapan Ibu Negara, seorang siswi yang bernama Filzah Awanis, dari SMP Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh membacakan puisi yang merupakan hasil karya dari Brigjen Pol. Faisal AN yang berjudul “Kami Butuh Kasih Sayangmu”. Puisi ini pun ditujukan kepada Ibu Negara.

Selain itu, Iriana Joko Widodo didampingi Mufidah Jusuf Kalla serta Trisuswati Tito Karnavian dan Nora Tristyanti berdialog bersama para pelajar terkait bahaya narkoba. Mereka pun mengajak para pelajar agar menjauhi narkoba, hoaks dan budayakan hidup sehat dan lainnya.

“Narkoba sangat berbahaya, jadi jauhi narkoba. Begitu pun dengan hoaks yang dampaknya luar biasa. Anak-anak juga harus budayakan hidup sehat, seperti contohnya buang sampah pada tempatnya yang merupakan hal terkecil,” ungkapnya.

Selain memberikan sosialisasi bahaya narkoba, BNNP Aceh juga membuka Stan Pameran, dimana yang di Pamerkan adalah Narkosin, Foto-foto Dampak Narkotika bagi manusia dan Foto-foto Kegiatan P4GN BNNP Aceh dan Jajaran, juga memasang 5 buah TV LED untuk memutar Video-video sosialisasi bahaya narkoba yang di pasang mengelilingi siswa, serta BNNP Aceh juga menghadirkan penyuluh-penyuluh narkoba pada stan pameran tersebut yang bertugas untuk menjelaskan/ meng-edukasikan apa apa yang di Pamerkan.

Pameran ini merupakan cara yang unik dalam rangka men-edukasi pelajar dan masyarakat yang berhadir sehingga stan pameran ini di Kunjungi Langsung Oleh IBU NEGARA Hj. Iriana Joko Widodo, dan Rombongan. Terlihat Ibu Negara dan Rombongan sangat tertarik dengan apa yang dilakukan BNNP Aceh dalam meng-edukasi masyarakat melalui cara cara yang lembut dan tidak membosankan.

Kegiatan kunjungan Ibu Negara ini berjalan aman dan lancar. Keamanan di lokasi pun melibatkan pihak Kodam IM, BNNP Aceh, Sat Brimob dan Sabhara Polda Aceh, Polresta Banda Aceh, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan Aceh serta DPKP Kota Banda Aceh.

#stopnarkoba
#acehstopnarkoba
#humasbnnpaceh