Majikan Akhirnya Pulangkan Fatimah

Fatima (28), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Paya Bujoek, Kota Langsa.

BANDA ACEH (RA) – Fatima (28), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Paya Bujoek, Kota Langsa akhirnya bisa kembali ke Aceh setelah sempat lari dari majikannya akibat menerima perlakuan kasar dan pasport ditahan. Informasi ini diterima Rakyat Aceh dari anggota DPD RI H. Sudirman alias Haji Uma, Jumat (15/2).

Menurut keterangan Haji Uma, wanita berusia 28 tahun tersebut sempat melanglang, tidak tahu kemana dan tidak bisa kembali ke tanah air. Kesulitan dialami Fatima akhirnya sampai kepada Haji Uma yang ditindak lanjuti dengan berkomonikasi dengan pihak Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI).

Advokasi dilakukan Haji Uma dengan BP3TK rupanya terdengar ketelinga majikan Fatima, dengan dibantu warga Aceh di sekitar Kuala Lumpur akhirnya mau berdamai serta ingin mengembalikan paspor.

Kemudian, Nurdin warga Aceh asal Biureuen yang dihubungi oleh majikan Fatimah ,segara mengubungi Haji Uma untuk berkoordinasi langkah selanjutnya yang harus ditempuh.
Akhirnya, Haji Uma merekomendasi kesatuan Masyarakat Aceh di Malaysia yang tergabung dalam Ikatan Bentara Waqulja untuk memfasilitasinya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Tgk Ikhsan, Abu Salam Tgk Bukhari dan Tgk Nurdin .Tercapailah Sebuah kesepakatan dengan majikan Fatimah tersebut, paspor fatimah di kembalikan dan Fatimah akan di pulangkan ke Aceh dengan Biaya sepenuhnya di tanggung majikan serta tidak akan diulang kembali kesalahan yang serupa di masa yang akan datang.

Fatimah kembali ke Aceh Jumat (15/02/2019) pukul 13.30 menggunakan maskapai Air Asia dari Bandara KLU ke Bandara SIM Banda Aceh. Fatimah dijemput langsung staf Haji Uma untuk dipulangkan ke kampung halaman. (ra)