Forsum Gelar Maulid Akbar

SABANG (RA) – Forum Silaturahmi Masyarakat Montasik (Forsum) yang berdomisili di Kota Sabang, mengelar Maulid Akbar, Minggu (17/2).
Acara menjalin silaturahmi yang dipusatkan di lokasi Bascame PT. Tenaga Inti tersebut, juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim se Kota Sabang.
Hadir dalam acara itu, Wali Kota Sabang, Nazaruddin, Kajari Sabang Suhendra, Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus, Pengurus MPU Kota Sabang, dan para tokoh pemuda dan tokoh masyarakat dari berbagai Gampong Kota Sabang.

 

“Kegiatan yang kita laksanakan ini murni sebagai ajang silaturahmi, khususnya masyarakat Montasik yang berdomisili di Kota Sabang.
Dan terlaksananya ini merupakan hasil kesepakatan bersama dirangkai dengan Maulid Akbar,” kata Makmur Budiman SE, sebagai prakarsa utama terbentuknya Forum Silaturahmi Masyarakat Montasik (Forsum), Kota Sabang.

 

Diperkirakan katanya, ada sekitar dua ribu orang Montasik yang sekarang berdomisili lama di Sabang.
Berawal dari itulah, sejak tiga tahun lalu
Forum Silaturahmi Masyarakat Montasik (Forsum) itu sudah terbentuk.
Namun, karena banyaknya kesibukan masing-masing, mulai tampak aktifnya baru sekarang ini.

 

“Untuk mengetahui angka pasti, kita sudah siapkan seluruh database masyarakat Montasik yang ada di Sabang.
Sebagai dukungan berjalannya Forsum ini, saya juga sudah menyiapkan beberapa infrastruktur lainnya, termasuk juga pengadaan komputer dalam rangka untuk mempersiapkan data base masyarakat montasik yang ada di Sabang,” ujarnya.
Selain itu katanya, ajang silaturahmi ini akan terus diperkuat dan dilaksanakan dengan berbagai kegiatan lainnya.
Karna tujuan dari ini, tidak lain menjalankan bagian dari sunnah rasul dan perinyah Allah SWT, dalam menjalin persaudaraan dan silaturahmi.
“Sebenarnya kita juga sudah lama tidak bertemu, makanya saya berusaha untuk bersua kembali dengan masyarakat Montasik yang ada di Sabang,” ungkapnya.

 

Seperti diketahui katanya, dulu daerah Montasik pernah mencetak pemimpin-pemimpin Aceh, seperti Gubernur Aceh yang pertama Ali Hasyimi, dan Gubernur Aceh kedua, Muzakir Walad serta Majid Ibrahim. Dimana sebagian besar mereka adalah putra terbaik asal Montasik.
Termasuk juga mantan Wali Kota Sabang, Bustari Mansur dan Sulaiman Ibrahim, mereka juga datangnya dari Montasik.
“Cuma sayangnya sekarang, Montasik sudah sangat ketinggalan, jadi kita coba sekarang ini ingin membangkitkan kembali.

 

Di samping menjalin silaturahmi, kita coba memberikan semangat kembali, bahwa di Montasik itu tempat lahirnya banyak pemimpin terdahulu,” ujarnya.
“Jadi sekarang kita coba garap kembali dengan konsep milenial, digital dan kita akan coba kembali untuk tumbuhnya pemimpin-pemimpin baru di Montasik. Makanya saya selaku putra Montasik punya kewajiban untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat Montasik,” kata Makmur.
Kecuali itu, terbentuknya acara ini diperkirakan yang hadir dalam Maulid Akbar ada 2000 orang masyarakat Montasik.
“Kami selaku panitia pelaksana pembuat acara menyediakan dua ekor lembu, dan saya ikut serta berpartisipasi dengan dana infrastruktur data base Rp.50 juta agar sukses berjalannya acara ini,” tutup Makmur.(han)