297 Rumah Korban Gempa Segera Dibangun.

RUMAH KORBAN GEMPA : Rumah salah satu korban gempa yang masuk dalam daftar tunggu, di Gampong Manyang, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. (dok/ikhsan/rakyat aceh)

MEUREUDU (RA) – Sebanyak 297 unit rumah korban gempa dari 1.010 unit yang masuk dalam daftar tunggu, bakal segera dibangun. Pembangunan tersebut akan dilakukan setalah datanya divalidkan di lapangan dan dibahas dewan setempat.

“Untuk pembangunan rumah korban sebanyak 297 unit dari 1.010 unit rumah korban gempa akan dibangun setelah dewan (DPRK) Pidie Jaya mengecek keabsahan data penerima mamfaat di lapangan. Saat ini, para anggota dewan sedang bekerja,” kata Kalak BPBD Pidie Jaya M Nasir, Selasa (19/2).

Biaya untuk pembangunan rumah sejumlah itu, yakni sebesar Rp 25 miliar bersumber dari sisa lebih dana hibah untuk pembangunan rumah korban gempa tahap sebelumnya. Pembahasannya setelah dewan mengecek ke lapangan akan dilakukan pada awal Maret 2019.

“Pengecekan lapangan dilakukan dewan untuk memastikan penerima mamfaat benar-benar tepat sasaran. Supaya korban gempa yang belum mendapatkan rumah sama sekali, dapat diprioritaskan,” terangnya.

Sementara sisa rumah korban gempa yang dana hingga kini belum tersedia tersebut yaitu sebanyak 713 unit dari jumlah 1.010 unit itu anggarannya menunggu dari pemerintah pusat. Menurutnya, dana dari pemerintah pusat tersebut akan turun pada bulan April 2019.

Untuk pelaksanaan pembangunan 297 unit rumah korban gempa tersebut juga akan dilakukan dengan teknis sebagaiman pembangunan rumah korban gempa sebelimnya dengan dikelola oleh kelompok masyarakat.

Namun, sambungnya seluruh anggota penerima mamfaat itu akan diberikan sosialisasi dan arahan serta bimbingan teknis supaya terhindar dari perbuatan yang melenceng dari hukum, seperti pungli yang selama ini terjadi. (san/min)