Aceh Patuh jadi Acuan Demokrasi Indonesia

Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Ketua Umum DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif, mengatakan Provinsi Aceh patut menjadi acuan bagi daerah lain di Indonesia pada pelaksanaan demokrasi menjelang Pemilu 2019.

“Kami yakin sekali Pemilu di Aceh dapat menjadi contoh bagi daerah lain, sebab di daerah lain, sudah mulai ada yang ketegangan sesama parpol, sesama caleg, bahkan ada daerah mulai tidak nyaman menjalang Pemilu,” kata TM Nurlif.

Hal itu dikatakannya saat berkunjung ke Kantor Harian Rakyat Aceh, Selasa (19/2). Ia didampingi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Qamaruzzaman Haqny, Wakil Sekretaris Burhanuddin Usman, Wakil Sekretaris yang juga caleg DPRK Banda Aceh M Taufik Almusawar, Wakil Sekretaris Muazamsyah dan Wakil Bendahara Feri Rihayatsyah.

Kata Nurlif, dirinya sangat senang dengan kondisi politik di Aceh, sebab Aceh dulunya sebagai daerah yang tidak stabil dalam segala hal, tapi saat ini Aceh sangat stabil terutama dalam politik, karena masyarakat lebih dewasa dalam menghadapi Pemilu walaupun Aceh jauh dari pusat.

“Dan Partai Golkar saat ini punya kewajiban untuk membuat Pemilu yang damai dan adil, jujur dan hasilnya untuk rakyat, bukan hanya untuk partai politik,” katanya.

Apalagi, sebutnya, informasi yang disajikan dan dipublis oleh Harian Rakyat Aceh menjadi menyejuk, penuh edukasi dan penuh dengan pendidikan yang diperlukan bagi kepentingan rakyat.

“Kami sangat hormati independen media Harian Rakyat Aceh. Tidak pernah kami baca berita yang memprovokasi,” katanya.

Terkait kesiapan Partai Golkar pada Pileg April 2019 mendatang, Nurlif menyebutkan segala persiapan telah dilakukan dengan manajemen baru yang dikelola secara modern, terukur dan memiliki pondasi kuat.

“Kami saat ini sedang mendulang suara sebanyak-banyaknya. Karena Partai Golkar dinilai patut menjadi harapan bagi rakyat yang penuh harapan,” katanya.

Selain itu, dalam memiliki caleg baik itu DPR kabupaten/kota dan DPR Provinsi, Partai Golkar melakukan seleksi secara terbuka, bukan keinginan semata. Kemampuan kader, indentitas dan lokalitas sebelum dan sesudah.

“Partai Golkar memiliki target pada Pemilu 2019, minimal setiap dapil satu kursi, baik itu DPRK maupun DPR Provinsi, supaya saat pemilihan calon kepala daerah Partai Golkar dapat mengusung sendiri calon,” katanya, sembari menambahkan saat ini pengurus DPD I Partai Golkar diisi 40 persen anak muda.

Sementara itu, Direktur Utama Harian Rakyat Aceh, Imran Joni, mengucapkan selamat datang dan Harian Rakyat Aceh siap menampung setiap kegiatan partai politik, termasuk Partai Golkar dari seluruh Aceh.

“Kami memiliki rubrik politik dan siap diisi dengan berita kegiatan partai politik. Tentunya kenetralitas tetap dijaga,” katanya.

Dukung Qanun Syariat Islam
Disisi lain, Ketua Umum DPD I Partai Golkar Aceh, juga mengatakan kadernya siap mendukung Qanun Syarat Islam di Aceh. “Kalau ada orang luar Aceh yang menentang Qanun Syariat Islam Aceh, kader Partai Golkar siap mempertahankan, karena itu marwah Aceh sesuai ikrar Lamteh,” katanya. (bai/mai)