BNNP Aceh Gelar Rapat Koordinasi

Banda Aceh (RA) – Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba merupakan upaya pemberdayaan bagi masyarakat dalam rangka menjauhkan masyakarat dari pengaruh penyalalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta menjadikan masyarakat menjadi masyarakat yang angi narkoba.

Upaya ini terus dijalankan, yang juga merupakan amanat dari Inpres No 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN, dimana seluruh elemen bangsa dan masyarakat terlibat serta bertanggung jawab terhadap upaya pencegahan dari pengaruh penyalalahgunaan narkoba di Indonesia khususnya Aceh tanah Serambi Mekah yang kita cintai.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, MH saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Sulthan Hotel Banda Aceh, Selasa, 19 Februari 2019.

Dihadapan 40 peserta yang merupakan perwakilan dari 20 Instansi Vertikal di Aceh, Faisal juga menjelaskan peredaran gelap narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, setiap hari selalu ada penangkapan terkait kasus narkoba. Ia melanjutkan, peredaran gelap narkoba ini akan masuk kemana saja yang ada generasi mudanya, seperti, sekolah, pasantren, kampus, ke kampung kampung, perkotaan dan semuanya.
.
“Mari kita khawatir dengan Generasi kita ini, jangan sampai kita kehilangan generasi penerus kita karena narkoba” jelasnya yang didampingi oleh Kepala Bidang P2M BNNP Aceh Ismardi, SE, MA dan Kasi Dayamas BNNP Aceh Dedi Andrea, M.Kes.

Dikesempatan ini, Faisal juga mengajak kepada peserta agar terus menjadi pelopor pada Instansi masing-masing dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
.
“Saya berharap, para peserta yang mengikuti rapat hari ini, menjadi pelopor dalam menangkal penyalalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Instansi masing-masing” harap Jenderal Bintang Satu ini.

Pada kegiatan ini, dilakukan juga penyerahan Bunner Tentang Inpres no 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN dan Prekursor Narkotika kepada salah satu peserta secara simbolis oleh Kepala BNNP Aceh.lizza