Kapolres Sabang Kunjungi Pesantren

SABANG (RA) – Kapolres Sabang AKBP Syahrul,SIK, mengunjungi Pasantren Istiqamatuddin Darul Wa’di, di Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (20/2).

Kedatangan tersebut, disambut Pimpinan Ponpes Tgk Bardi bersama para santri.
Selanjutnya Kapolres yang datang didampingi seluruh Perwira dan Kapolsek menyampaikan, maksud kedatangannya yaitu, untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan kemitraan dengan para ulama dalam membangun sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (Siskamtibmas) di Kota Sabang.
“Saya datang dan tugas di Sabang menjalankan tugas dan amanah untuk memberi rasa aman kepada masyarakat Sabang.
Begitu juga dengan para wisatawan yang datang, karena Sabang daerah wisata, bagaimana membangun wisata itu sesuai jati dirinya orang Aceh, sesuai dengan Syariat Islam,” kata Kapolres Sabang AKBP Syahrul,SIK.
Makanya, semua tidak terlepas dari pengaruh embel-embel yang terkait dengan wisata duniawi atau dengan wisata yang ada di daerah lain. Sabang dapat dilaksanakan wisata unik yang tidak ada di daerah lainnya, yaitu wisata yang penuh keislaman dan keistimewanya.
Sehingga, siapapun wisatawan yang datang berkunjung, akan melihat wisata islami yang sesuai dengan kearifan lokal saat berada di Kota Sabang.
“Karena mereka akan tahu di Sabang sebagai kota wisata diterapkan Syariat Islam dengan penuh nuansa Islami.
Oleh karenanya, saya mengajak semua pihak, khususnya Pemerintah daerah untuk membangun dan mengembangkan wisata Sabang yang benar-benar Islami dan unik sesuai syariat yang berlaku di bumi Aceh ini,”ujarnya.
“Dan Alhamdulillah kini perjalanan Pariwisata Kota Sabang sudah berjalan dengan baik sesuai dengan kondisi Aceh hari ini yang penuh keistimewaan dan kearifan lokal masih melekat, serta nuansa islaminya yang tinggi,” kata Kapolres Syahrul.
Lebih lanjut dikatakan, tentunya juga sangat diharapkan kehadiran aparat Kepolisian sebagai tugas pokoknya, mengayomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dan tidak terkecuali bagi seluruh santri yang ada di Pasantren Istiqamatuddin Daud Wa’di.
Kemudian, Babinkamtibmas yang ditugaskan disetiap gampong diharapkan dapat memberi contoh dan bekerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat.
Untuk itu kiranya Babinkamtibmas dapat diterima dengan baik di masyarakat sekaligus bimbingan pihak aparatur gampong.
Sementara itu, Pimpinan Pasantren Istiqamatuddin Darul Wa’di Tgk Bardi, menyampaikan, meskipun ada image bahwa pendidikan di Pasantren diduga kerap terjadi radikal. Tentunya semua itu sangat tidak benar, karena yang diajarkan di Pesantren, terutama di Sabang, mutlak ilmu Agama Islam.
Yang diajarkan di Pasantren adalah bagaimana menjalankan tugas keagamaan sesuai Agama Islam lazimnya, pendidikan di Pasantren diajarkan sesuai Undang undang 1945, ketuhanan yang maha esa.
Memang di sisi lain, ada ancaman lainnya yang sangat marusak, dan kini masyarakat terganggu dengan munculnya Narkotika di lingkungan masyarakat yang begitu cepat.
Namun dengan ada Babinkamtibmas dari Kepolisian, maka bersama-sama masyarakat kami siap untuk ikut memberantas Narkotika yang kian merusak anak bangsa,”tutupnya.(han).