KIP Aceh Tambah TPS dan Pemilih

Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – komisi Independen pemilihan (KIP) Aceh menggelar sinkronisasi dan rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di hotel Mekkah, Selasa (19/2).

Ketua KIP Aceh Samsul Bahri pada saat pembukaan rapat pleno tersebut mengatakan, sinkronisasi ini dilakukan atas permintaan KPU RI, dikarenakan agar nantinya setelah pemilu 17 April 2019, tidak ada orang yang menggugat daftar pemilih.

“Adapun sinkronisasi ini dilakukan berdasarkan UUD pemilu no 7 tahun 2017 dan PKPU no 227 tahun 2019 tentang pemilih teknis penyusunan JPTB dan perbaikan DPT,” ujarnya.

Ia pun mengajak agar KIP yang ada di kabupaten/kota agar terus bekerja dengan keras, “Hari ini kita rapat plano, kerja sama antar KIP kabupaten /kota dan juga panwaslu, sehingga nanti setelah tanggal 17 April 2019. Siapapun yang kalah, kita tidak disalahkan dan dikambinghitamkan karena data yang salah,” tuturnya.

Samsul Bahri pun menjelaskan adanya perbedaan DPT antara KIP Aceh dengan Disdukcapil, menurutnya, dikarenakan KIP Aceh, jika mengetahui yang bersangkutan sudah pindah atau meninggal dunia maka tidak dicatat lagi.

Sedangkan Disdukcapil, menurutnya tidak mengeluarkan jika ada yang sudah meninggal, itu karenakan belum ada surat kematian. “Mungkin masih ada contoh yang lain, maka dari itu kita harus bekerja keras agar tak kembali disalahkan,” kata katua KIP Aceh tersebut.

Sementara itu Komisiner KIP Aceh Agusni dalam paparannya mengatakan, adanya rekomendasi Daftar Pemilih Khusus (DPK) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari panwas kabupaten Aceh Timur, Langsa, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil dan Bener Meriah yang menyebabkan jumlah TPS dan Jumlah Pemilih DPTHP-2 bertambah.

“Pemilih Daftar pemilih tetap hasil perbaikan ll (DPTHP-2) bertambah sejumlah 528 pemilih dan TPS bertambah sejumlah 5 TPS,” sebutnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan berita acara hasil rekapitulasi DPTb yang masuk dalam pemilihan umum tahun 2019, dengan jumlah pemilih sebanyak 3.769 pemilih yang terdiri dari 3.012 laki-laki dan 757 perempuan, yang tersebar di 23 kabupaten/kota, 289 kecamatan, 6,498 desa dan 15.615 TPS.

Sedangkan rekapitulasi DPTb yang keluar dalam pemilihan umum 2019, sebanyak 3.672 dengan rincian pemilih laki-laki 2.919 dan pemilih perempuan berjumlah 752, yang tersebar di 15.615 TPS, 6. 498 desa, 289 kecamatan di 23 kabupaten/kota.

“Kita mengalami penambahan, tapi penambahan ini tentu saja tidak siknifikan. Apa yang kita lakukan hari ini adalah rapat pleno DPTb, ini berkaitan dengan beberapa hal terkait dengan data. Maka ini akan terjadi perubahan secara menyeluruh,” ujarnya.

Sambungnya, kemudian KIP Aceh juga melakukan perbaikan DPT meliputi penambahan pemilih, penambahan TPS dan pengurangan pemilih atau TPS.

“Dalam waktu bersamaan kita akan melakukan penyelesaian terhadap data yang dimaksud. Dari rekapitulasi terhadap DPTb, sehingga terjadi pergerakan data sebanyak dengan jumlah total 3.524.399, dengan data sebelumnya antara 3.524. 302. Dan terdapat penambahan TPS berdasarkan DPTb sebanyak 6 TPS di 23 kabupaten/kota,” pungkasnya. (mag-82/rif)