Satgas Sekber Lakukan Konsolidasi Pemenangan 02

Satgas Sekber berfoto bersama usai konsolidasi internal di sekretariat Satgas Sekber, Banda Aceh. Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi Aceh, terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pelaksanaan Pemilu 2019, termasuk juga melakukan konsolidasi internal untuk memenangkan suara 02.

“Untuk memenangkan paslon 02 Prabowo-Sandi, Satgas Sekber bersama sejumlah ormas duduk membicarakan strategi yang akan diambil sehingga target yang telah direncanakan tercapai,” kata Ketua Umum Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi, Nasrul Sufi, Selasa (26/2).

Menurutnya, pada pertemuan konsolidasi yang berlangsung selama sehari itu, juga memperkuat komitmen relawan untuk mendirikan rumah sebagai posko pemenangan Prabowo-Sandi serta data-data satgas yang akan ditempatkan di TPS.

“Ada 10 satgas yang akan kita tempatkan di TPS yang berfungsi sebagai pengawal dan pengawas, sehingga suara 02 tidak hilang,” katanya.

Selain itu, kata Nasrul, pihaknya di bulan Maret juga akan memberi pelatihan hukum dan pelatihan peraturan Pemilu, sehingga satgas yang ditempatkan di TPS mengerti tatacara pelaksanaan Pemilu. “Ada beberapa narasumber yang akan gunakan baik nasional maupun lokal,” katanya.

Sebelumnya, Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi akan menempatkan satuan tugas (satgas) pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) seluruh kabupaten/kota di Aceh.

“Ini salah satu cara kita untuk menghindari kemungkinan adanya kecurangan di hari pencoblosan dan perhitungan suara,” kata Nasrul Sufi.

Jumlah satgas saat ini, kata Nasrul Sufi, telah mencapai 50 ribu orang, jumlah ini akan terus bertambah. Setiap TPS akan ditempatkan 10 sampai 15 orang satgas.

“Kami juga akan melakukan advokasi hukum bagi masyarakat yang akan melaporkan temuan pelanggaran Pemilu khususnya Pilpres,” kata Nasrul.

Saat ini, lanjut Nasrul ada 57 organisasi Ormas, OKP, LSM dan Profesi lainnya yang telah bergabung ke Sekber Satgas lintas Ormas, OKP, LSM dan Profesi untuk memenangkan Capres dan Cawapres, Prabowo-Sandi di Provinsi Aceh. “Target kami 85 persen dalam memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di Aceh,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya mendesak penyelenggara Pemilu yakni KIP Aceh, Bawaslu Aceh untuk bersikap independen, jujur dan berani melawan intervensi dari pihak manapun. “Kami berharap Pemilu 2019 ini bisa berjalan independen tanpa adanya intimidasi dari pihak manapun,” ungkapnya.

Sekber Satgas Aceh juga menghimbau dan mengajak masyarakat Aceh untuk memastikan sudah mendapat undangan dari TPS untuk melakukan pencoblosan pada tanggal 17 April 2019 dan Sekber Satgas Aceh juga akan melakukan advokasi hukum bagi masyarakat yang akan melaporkan temuan pelanggaran Pemilu khususnya Pilpres.

Menurut Sekjed Sekber Satgas Marshuni RA, adapun lembaga pemenangan Prabowo-Sandi, yang sudah bergabung bersama Sekber Satgas lintas Ormas, LSM, OKP dan Profesi Aceh yaitu GPRPG 08 Aceh, Rumoh Aspirasi, Labang Aceh, RN PAS, Jagad, RPS, Aliansi Lintas Ormas Aceh, GMA, RHOMA PAS, Aceh Green Power, Abamsa, Mahasiswa Pemuda Pejuang Rakyat Aceh, Sima, Asosiasi Petani Palawija dan Holtikultural Aceh.

Lalu, Jaringan Nusantara Aceh, Forum Komunikasi dan Aspirasi Rakyat, Kapakat, Sahabat Gatot Nurmantyo Aceh, Gempur, Sarps, Kompas, PPIR, Radina (Ikatan Keluarga Raudhatul Hasanah Aceh), Aceh Peduli Alam, Badan Himpunan Aneuk Santri Aceh, Muda Sandi Aceh, Baladhika.

Selanjutnya, Oppas, Gerakan Nasional Cinta Prabowo, Rajawali Nusantara, Ikatan Persaudaraan Antar Rakyat Aceh, Majlis Taklim Pemberdayaan Perempuan Aceh, Tras Aceh, Laskar PPIR, Gapena (Gabungan Petani dan Nelayan Aceh), LSM PDC (Pidie Develoment Center), RAP (Relawan Aceh Berkarya), Srikandi Aceh, KPA PAS (Koalisi Perumpuan Aceh Prabowo-Sandi.

Lalu, Rencong RPS, A Impas, APPS, RS PAS, Adil Makmur, Rajawali PAS, Garda Merah GMA, Gentra Macan Asia, Nusantara 8. “Lembaga ini sudah menyatakan siap membantu untuk kemenangan Prabowo-Sandi di Aceh,” kata Nasrul. (bai)