Gerebek Gudang Pupuk Polisi Amankan 1,5 Ton Pupuk Urea Subsidi

Pupuk bersubsidi di Desa Meranti, Lauser, Aceh Tenggara, Rabu (27/2). NAUVAL/RAKYAT ACEH

KUTACANE (RA) – Berantas mafia pupuk di Aceh Tenggara, kepolisian Aceh Tenggara pada Rabu (20/2) menggerebek satu gudang pupuk di Desa Meranti, Lauser, Aceh Tenggara.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rahmad Har Deny, melalui Kasat Reskrim Iptu Kabri mengatakan, pengerebekan dilakukan tim buser Satuan Reskrim Aceh Tenggara, mengamankan sebanyak 30 sak pupuk bersubsidi tanpa ada dokumen lengkap.

“Jumlah pupuk diamankan sebanyak 1,5 ton, dari gudang milik oknum Kepala Desa Meranti, diketahui Darwin Pasaribu (45),” katanya kepada Rakyat Aceh, Rabu (27/2).

Dijelaskan, pengamana dilakukan karena bersangkutan tidak bisa menunjukkan surat maupun dokumen lengkap terhadap prosedur penjualan pupuk bersubsidi.

Adapun berdasarkan keterangan pelaku pupuk tersebut didatangkan dari Medan Sumatra Utara.

“Penyilidikan dilakukan pihak kepolisian terhadap Darwin, dan mengaku pupuk tersebut dipasoknya dari Medan Sumatra Utara,“ katanya.

Lebih jauh, selain Pupuk Subsidi, digudang pelaku juga terdapat pupuk Non Subsidi. Namun penyilidikan pihaknya fokus pada pupuk subsidi milik PT PIM itu. Bahkan pihaknya mendapat informasi kalau harga pupuk dijual pelaku juga di atas harga enceran tertinggi.

“Pupuk ini di ecer untuk petani didaerah itu, namun dengan harga diatas HET,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, barang bukti berupa 30 sak pupuk subsidi telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara, guna penyelidikan lebih lanjut. (val/han)