PLN Bangun Jaringan ke Sikundo

Rakyat Aceh

Warga Gunung Kong Tolak

MEULABOH (RA) – Juni 2019 ini, PT PLN (persero) pastikan desa paling terisolir di Kabupaten Aceh Barat akan diterangi listrik. Pekan ketiga Maret, pembangunan sepanjang 6 kilometer (km) infrastruktur kelistrikan akan mulai di bangun.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh, Ediwan, Rabu (27/2) kemarin, menuturkan program pemasangan jaringan 100 persen listrik desa di Aceh, secara bertahap akan dipenuhi.

“Salah satu fokus kami, sesuai petunjuk PT PLN pusat untuk mendukung pemerintah pusat, akan memasang infrastruktur kelistrikan di Desa Sikundo,” ucapnya.

Tahapan perencanaan program ini, telah sampai pada tingkat pelelangan dan pemesangan jaringan tengangan menengah (TM) di pabrik. Tergetnya, mulai pecan ketiga bulan Maret 2019, pekerjaan pemasangan mulai dpat dilakukan. “Jadwal pekerjaan 90 hari kerja,” ungkapnya.

Material yang digunakan berupa tiang besi yang gampang dibawa dan tak muda rusak saat proses distribusi dilakukan ke Sikundo.

Stantar struktur yang dipakai, dengan menggunakan corran semen, sehingga tiang teganggan menengah yang dipasang tidak mudah roboh serta tetap berdiri kokoh saat diterpa cuaca buruk.

”Sepanjang 6 km itu, terdiri 120 tiang tenggan menengah dan 60 tiang tenggangan rendah untuk mengaliri arus listrik ke rumah penduduk,” detilnya.

Berdasarkan bisnis, tentu untuk pemasangan jaringan listrik terhadap 40 keluarga di Desa Sikundo, tidak akan menguntungkan, namun demi mewujudkan program pemerintah, PT PLN mengejar tayang pekerjaan agar sesuai, Juni 2019 perkampungan Sikundo berhasil diterangi listrik.

Mempermudah proses pemantauan, Ediwan menuturkan akan menambahkan menambahkan proteksi jaringan sehingga mempermudah petugas teknis lapangan untuk melakukan pengawasan. ”Tapi teknisi tetap melakukan inspeksi jaringan selama priodik, baik tiga pekan sekali,” ujarnya.

Khusus wilayahnya, tiga desa yang belum memiliki akses infrastruktur kelistrikan, mulai dapat teratasi, adalah Desa Sikundo dan dua perkampungan di Kepulauan Simeulue, yakni Kampung Teupah dan Pulau terasing Siumat. “Khusus dua desa di Simeuleu itu, targetnya 5 Maret 2019 telah dapat diresmikan distribusi tenaga listriknya,” katanya.

Sedangkan ada satu keanehan terhadap satu desa pedalaman Kabupaten Nagan Raya, sebut Ediwan, karena melarang petugas teknisi lapangan saat akan memasang jaringan infrastruktur ke lokasi perkampungan Gunung Kong. ”Saat akan kami pasang jaringan ke Gunung Kong atas, pekerjaan petugas mendadak disuruh hentikan oleh warga setempat, alasannya mereka tidak terima penggunaan elektronik di daerahnya,” jelas Manager PLN UP3 Meulaboh. (den/bai)