Keluarga Miskin Tempati Gudang Semen

Satu keluarga menempati gudang tidak layak huni yang di bangun pasca tsunami Aceh 2004, di Gampong Bahagia, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, Kamis (7/3). Rakyat Aceh/Hendra Sayeng

CALANG (RA) – Satu keluarga miskin dan tidak mampu yang berada di Gampong Bahagia, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, terpaksa menempati gudang semen bekas, karena tidak mampu membayar sewa rumah.

Sri Susianto bersama istrinya Novita Ulandari dan M Hendra Saputra, balita berumur 1 tahun, sudah menempati bangunan bekas gudang semen itu

“Saya meminta pemerintah untuk membangun rumah layak huni, agar anak serta istri lebih nyaman sebagaimana warga lainnya. Bukan untuk saya tapi untuk anak serta istri,” katanya, Kamis (7/3).

Dirinya yang berprofesi sebagai buruh bangunan, terkadang untuk membeli beras saja terpaksa hutang, karena tidak ada pekerjaan. “Jika ada uang untuk belik beras perbambu saja sudah sangat bersyukur,” katanya.

Anto menambahkan dengan kondisi saat ini, bantuan asupan gizi untuk anak seperti susu diberikan oleh petugas medis.

“Namun, kami sangat berharap agar untuk tidak menempati gudang ini dan kami sangat berharap bantuan pemerintah berupa rumah layak huni, tidak harus tinggal di gudang. Walaupun rumah dari papan semperan tidak apa-apa yang penting kami ada rumah,” harap Anto.

Keuchik Gampong Bahagia, Erwin membenarkan adanya warga yang kurang mampu menempati gudang tersebut. “Ya, pak Anto termasuk keluarga kurang mampu yang harus benar-bernar kita perhatikan bersama. Untuk beras dan susu anaknya terkadang tidak ada,” katanya.

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin agar keluarganya tidak terlantar untuk ditempati gudang tersebut. Kami berharap agar adanya perhatian dari pemerintah,” kata Erwin.

Kepala Baitulmal Aceh Jaya, Kamarudin mengatakan, belum mengetahui adanya warga yang menempati gudang semen. “Jika adanya, untuk mendapatkan rumah bantuan layak kuni harus ada usulan yang bersangkutan yang nantinya akan dibangun secara bertahap,” katanya. (mag-67/bai)