Lanjutkan Tradisi Gus Dur, Prabowo Bakal Liburkan Sekolah Saat Ramadan

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno dan Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. (Jpnn/JawaPos.com)

Harianrakyataceh.com – Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merencanakan akan meliburkan sekolah dan kampus selama sebulan pada saat bulan suci Ramadan. Salah satu alasanya adalah meneruskan tradisi Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

“Kita mengikuti tradisi pemerintahan Gus Dur yang ketika Ramadan, pemerintah meliburkan penuh seluruh siswa termasuk kampus,” kata juru bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3).

Dahnil menjelaskan, tujuan ingin meliburkan sekolah maupun kampus agar pelajar dan mahasiswa khususnya yang beragama Islam bisa mempelajari lebih dalam soal syariat Islam selama bulan suci Ramadan.

“Kami ingin memastikan seluruh anak-anak kita belajar tentang Islam yang rahmatan lil alamin, tentang akhlak yang baik selama satu bulan penuh. Itu jadi nanti Kementerian Pendidikan yang akan membuat kebijakan,” ucap Dahnil.

Namun untuk yang tidak beragama Islam, kata Dahnil, akan fokus mempelajari akhlak dan agamanya masing-masing serta pendidikan toleransi.

“Jadi selama satu bulan itu bisa menjadi madrasah bagi agama apapun, itu karena kita ingin menjadikan Ramadan itu sebagai simbol mempererat persatuan dan mempererat kebhinekaan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mewacanakan akan meliburkan sekolah dan kampus selama satu bulan.

“Saya waktu masih muda pernah merasakan libur, dulu, saat Ramadan dan waktu anak-anak saya masih kecil, sekolah di Al Azhar, waktu itu juga libur sebulan penuh,” ucap Sandi usai menghadiri konsolidasi juru kampanye nasional BPN Prabowo-Sandi di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (15/3).

Sandi menyebut libur selama puasa itu bisa dimanfaatkan siswa untuk kegiatan pesantren kilat. Dia juga menilai para siswa bisa dapat lebih dekat dengan keluarga untuk mengimbangi pengaruh teknologi informasi.

“Kesempatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, membangun kedekatan keluarga dalam era informasi teknologi yang begitu intensitasnya tinggi,” jelasnya.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : Muhammad Ridwan