Diduga Mencuri Remaja Dianiaya Hingga Meninggal

Evakuasi korban pembunahan dari Kebun Pelaku di Kampung Seni Antara Kecamatan Permata, Bener Meriah, Rabu (27/3).

REDELONG (RA) – Diduga telah melakukan pencurian seorang remaja, DA (16), meninggal setelah dianiaya oleh S (30) di kebun miliknya Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (27/3) dini hari.

Korban yang merupakan warga Bener Kelipah Utara Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, diduga melakukan pencurian di kebun milik pelaku yang merupakan Warga Kampung Seni Antara Kecamatan Permata.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, membenarkan terjadi dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggal sesuai dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana.

Menurutnya, motip terjadinya pembunuhan tersebut diduga akibat korban melakukan pencurian kopi sehingga berujung pemukulan dengan menggunakan senapan angin di bagian kepala korban.

Ia menceritakan, pelaku mendapat kabar dari saksi, Isra, bahwa dirumah kebun gubuk milik pelaku terlihat adanya cahaya lampu sepeda motor dan mendengar suara seperti orang membongkar pintu.

Merasa curiga adanya pencurian kopi, kata Kapolres, saksi Isra, bersama pelaku langsung menuju kearah kebun dengan membawa senapan angin untuk melihat dan memastikan informasi tersebut.

“Ditengah perjalanan menuju kebun miliknya, pelaku dan saksi Isra bertemu dengan saksi I yang masih remaja dan korban yang saat itu mengendarai sepeda motor,” katanya.

Disebutkanya pada saat berpapasan pelaku langsung melakukan pemukulan dengan menggunakan senapan angin ke arah sepeda motor yang dikendarai oleh saksi I. “Saksi I sempat menghindar dan pukulan pelaku mengenai korban sehingga sepmor yang dikendarai mereka kendarai terjatuh,” sebutnya.

Setelah terjatuh lanjut Kapolres, pelaku kembali mendatangi korban. “Pelaku kembali memukul senapan angin yang dipegang pelaku kearah kepala korban,” sebutnya.

“Setelah korban tersungkur, saksi I mengaku ketakutan dan langsung meninggalkan korban bersama pelaku di tempat kejadian sementara, pelaku dan saksi Isra langsung melaporkan kejadian dugaan pencurian tersebut ke Pos Polisi Restribusi Permata dan oleh petugas langsung membawa korban ke Puskesmas Permata,” jelasnya.

Sementara itu kasat Reskrtim Polres Bener Meriah Iptu Wijaya Yudi menambahkan, korban bersama empat tiga orang temannya yang masih remaja diduga melakukan pencurian kopi digubuk kebun milik pelaku.

“Korban dan saksi I keluar terlebih dulu dari lokasi kebun dan dihadang oleh pelaku sementara kedua temannya yang berada di belakang langsung mengarahkan kenderaan kearah kebun dan melarikan diri dengan meninggalkan kenderaan di kebun,” sebutnya.

Menurutnya, pelaku penganiayaan hanya melakukan pemukulan sekali, namun pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyelidikan. “Korban dan tiga orang temannya diduga telah melakukan pencurian dua goni berisikan kopi gelodongan yang sudah digeser dari gubuk pelaku,” ungkapnya. (uri/han)