Pilpres 2019 Kata Hashim, PAN Dapat Jatah 7 Menteri dan PKS 6 Menteri

JAKARTA (RA) – Pemilihan presiden bakal dilaksanakan 16 hari lagi. Meski belum menang, pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mulai membocorkan susunan kabinetnya.

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, telah berbincang bersama Prabowo untuk membahas nama-nama kandidat menteri. Namun, ketika ditanya lebih rinci, adik kandung Prabowo itu merahasiakan daftar nama tersebut.

“Dengan saya ada (pembicaraan tentan kandidat menteri). Saya kira itu antara saya dengan kakak saya,” kata Hashim di Jakarta Pusat, Senin (1/3).

Kendati demikian, Hashim memastikan telah menyiapkan jatah tujuh kursi menteri untuk Partai Amanat Nasional (PAN) dan enam kursi untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan jatah untuk Partai Demokrat dan Berkarya masih dalam pembahasan.

“Kami kan sudah sepakat dengan PAN ada 7 menteri untuk PAN, 6 untuk PKS, partai lain masih diskusi. Itu sudah jelas. Demokrat belum definitif,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, nama Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga dipertimbangankan mengisi posisi menteri. Namun, dia belum bisa membocorkan pos mana yang bakal diisi oleh AHY.

“AHY salah satu yang masih dipertimbangkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo mengaku sudah memiliki gambaran terkait menteri dalam kabinetnya jika memenangkan Pilpres 2019. Hal itu disampaikan saat menggelar kampanye terbuka di Lapangan Sidolig, Kota Bandung, Kamis (28/3).

“Saya ini enggak pinter, makanya saya dikelilingi oleh orang pinter. (Presiden) Ini pekerjaan susah. Makanya harus cari orang-orang pintar. Itu orang-orang pintar ada di belakang saya,” ujarnya.

Setelah itu, Prabowo menunjuk satu per satu petinggi partai koalisi yang hadir bersamanya. Di antaranya, Agus Harimurti Yudhoyono, Zulkifli Hasan, dan Sohibul Iman. (jpg/jpnn)