Banyak Perempuan Inggris Ingin Punya Bayi Viking

LONDON (RA) – Holly Ryan yang sedang hamil tampak seperti ibu bekerja lainnya yang membesarkan putranya yang masih kecil. Dilansir dari Daily Mirror pada Rabu (3/4), Holly tidak memiliki hubungan dengan ayah dari Johan yang berusia tiga tahun dan bayinya yang belum lahir.

Holly tak tahu siapa ayah kedua anaknya. Ia hanya berpikir pria itu adalah pria yang baik hati dan murah hati. Holly tidak pernah bertemu ayah anak-anaknya. Bahkan tidak tahu namanya.

Holly, 41, adalah bagian dari semakin banyak perempuan Inggris yang bepergian ke Denmark setiap tahun untuk bisa hamil dengan menggunakan sperma donor.

Angka terbaru menunjukkan ada lebih dari 6.000 anak Inggris-Denmark yang tidak memiliki ayah yang tinggal di Inggris, dengan sperma dari Denmark. Ini menunjukkan kalau banyak perempuan suka dengan bayi viking.

Menurut Holly, bayi viking sangat populer di Inggris. Bayi viking berasal dari gen pria Denmark yang terkenal bagus sebab menghasilkan pria ganteng dan keren. Johan yang bermata biru, dengan rambut pirang tebal dan senyum menawan tentu saja mendapatkan semua itu dari ayahnya orang viking, siapa pun dia.

Tapi ini bukan satu-satunya alasan mengapa Holly rela ke Kopenhagen setiap beberapa minggu supaya hamil bayi viking, Sebab, Inggris sedang menghadapi krisis donor sperma.

Pada 2010, hanya 480 pria Inggris mendaftar untuk menjadi donor sperma. Upaya untuk menghidupkan kembali industri telah gagal. Pada 2015, sebuah bank sperma nasional didirikan di Birmingham dengan tujuan untuk merekrut lebih banyak donor Inggris. Namun bank sperma itu ditutup setelah dua tahun ketika hanya sembilan pria berjalan melewati pintunya.

sumber : Jawa Pos