Mr X Berbadan Tegap Tewas di Jurang

Ratusan masyarakat melihat penemuan mayat tanpa identitas di jembatan Kampung Penosan Jaya Weh 2, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Rabu (1/5). MASHURI/RAKYAT ACEH

Diduga Korban Pembunuhan
REDELONG (RA)- Warga Bener Meriah dihebohkan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas (Mr X) di jurang dekat jembatan menuju Kampung Penosan Jaya Weh 2 Kecamatan Permata Rabu (1/5).

Mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang terbiasa membuang sampah di jurang tersebut. Terkejut dia kemudian memberitahukan warga lainnya akhirnya sontak membuat geger daerah tersebut.

“Ditemukan tadi pagi oleh warga yang ingin buang sampah di dekat lokasi temuan,” kata Pratama, salah satu warga yang ikut datang ke lokasi penemuan.

Saat ditemukan, kata Pratama lagi, korban tanpa pakaian atau pun tanda pengenal pada jasad pria tersebut. Warga hanya menemukan 2 helm di dekat jasad korban.

“Tanpa identitas, sebab ia hanya menggunakan celana dalam. Melihat dari kondisinya, sepertinya mayat tanpa identitas itu masih terbilang muda,” katanya lagi.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi, Irwan Ramli, kepada Rakyat Aceh membenarkan adanya temuan mayat Mr X dalam keadaan tanpa busana, hanya memakai celana dalam, di dalam jurang.

“Kemungkinan Mr X korban pembunuhan dengan cara dianiaya. Ini berdasarkan luka-luka yang kita temukan di badannya yakni luka menganga di bahu sebelah kanan, luka dibagian perut dan kepala belakang diduga bekas tusukan,” urai Kapolres.

Disebutkanya, sekira pukul 08.30 WIB unit identifikasi Sat Reskrim dipimpin Kasat Reskrim Iptu Wijaya Yudi,Sp,SH sampai ke TKP dan melakukan olah TKP.

Pihaknya juga mengaku, menemukan barang bukti berupa 2 buah helm, celana jeans warna hitam , 3 buah baju korban, jam tangan warna hitam merk suunto, tali pinggang kulit warna coklat dan sepatu warna hitam.

“Ciri-ciri korban, diperkirakan berusia 30-35 tahun, berbadan tegap, memakai kalung besi warna putih serta jam tangan warna hitam di lengan kanan.

Dikatakannya juga, korban kemudin pukul 09.00 Wib dievakuasi dari TKP ke Puskesmas Buntul Kemumu untuk dilakukan Visum Et repertum dan selanjutnya dirujuk ke RSU datu Beru Takengon, ” sebut Kapolres. (uri/min)