Haji Uma Temui Warga Aceh Korban Boat Tenggelam di Kepulauan Riau

0

BATAM (RA) – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma berada di Batam menemui para warga Aceh yang menjadi korban tenggelamnya boat penumpang dari Malaysia yang hendak menuju ke Teluk Mata Ikan, Nongsa Batam, pada Minggu (5/5/2019) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan pesan dari aplikasi whatsap kepada hariaanrakyataceh.com, Kamis (9/5) malam, diketahui senator asal Aceh ini tiba di Batam sekitar pukul 16.10 WIB.

Setibanya di Batam, Haji Uma langsung menuju kantor P4TKI (Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) – Batam dan bertemu dengan pihak P4TKI-Batam serta warga Aceh korban selamat yang pada saat ini ditampung disana.

“Alhamdulillah, saya telah bertemu saudara kita dari Aceh yang selamat dari musibah tenggelam boat diperairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Saat ini para korban selamat ditampung di Kantor P4TKI Batam”, ujar Haji Uma.

Menurut Haji Uma, setibanya disana, dirinya langsung disambut tangis haru para warga Aceh, korban selamat. Kepada Haji Uma, mereka bercerita terkait kronolologis kejadian dan kisah terombang ambing di lautan selama dua hari dua malam, sebelum akhirnya tenggelam.

“Dari keterangan mereka, boat yang ditumpangi mengalami kebocoran dan masuk air hingga tenggelam. Sebenarnya mereka ditipu oleh agen kapal juga, karena dengan membayar 1300 RM harusnya mendapat tumpangan kapal besar. Tapi kenyataannya mereka diangkut dengan boat kecil berkapasitas 10 penumpang”, ungkap Haji Uma.

Terkait adanya satu orang yang meninggal dan telah dikebumikan di Pulau Bintan. Haji Uma juga telah bertemu dengan suami korban yang selamat. Dalam kesempatan itu, dirinya sempat memberi nasehat agar tidak dibongkar lagi. Hal ini mengingat jenazah sudah tenang. Namun Haji Uma juga memulangkan keputusan terbaik kepada keluarga.

Berdasarkan informasi dari Haji Uma setelah berdialog dengan pihak P4TKI Batam. Korban selamat rencananya akan dipulangkan ke daerah asal hari ini atau pada Jumat (10/5) dengan biaya yang ditanggung oleh pihak P4TKI Batam.

“Hasil dialog dengan pihak P4TKI Batam, Insya Allah para korban selamat akan dipulangkan ke daerah asal besok hari. Biayanya ditanggung oleh pihak P4TKI”, kata Haji Uma.

Pada kesempatan itu, Haji Uma diketahui juga sempat menyerahkan bantuan pribadi kepada lima orang warga Aceh sebagai bekal dalam perjalanan hingga tiba di kampung halaman nantinya.

Sebagaimana diketahui, sebuah speed boat yang mengangkut 10 orang yang terdiri dari 8 orang penumpang dan 2 tekong dari Malaysia tenggelam disekitar perairan Nongsa Batam, Kepulauan Riau.

Sekitar 6 orang penumpang tercatat sebagai warga Aceh yang kemudian diketahui 1 orang meninggal dunia dan telah dikebumikan di Pulau Bintan, Kepulauan Riau. (ra)

Adapun Identitas Para Korban Adalah

1. ZULHAKIMI JUNI SAPUTRA.
Banda Aceh (Aceh Besar) / 10 Juni 1989, Islam. Swasta, Jl. Mata’i Desa Uletoi Kec. Darul Imarah Kab. Aceh Besar Prov. Aceh.

2. M. NASRUDDIN.
Pidie (Aceh) / 07 Desember 1988.
Wiraswasta. Desa Gampong Mesjid Aree Pidie (Aceh). Paspor B0313562

3. FADLON FAHMI.
Pidie (Aceh) / 19 April 1989., Islam, Swasta, da/Reubee provinsi Aceh.

Yang ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pkl 14.00 Wib di perairan Sakera Teluk Sebong Kab. Bintan. 3 orang (2 orang selamat, 1 Orang meninggal dunia)

Korban selamat

4. Darmiaty Pr/29 thn, Dasal Loksmawe Aceh

5. Hazrami (Diduga tekong)
Lk/31 thn, Islam, Dasal Loksmawe aceh

Korban Meninggal Dunia

6. Lindawati, Pr/31th, Islam, Dasal lhoksumawe Aceh. Almarhumah telah dimakamkan di TPU Busung jam 20.00 wib

Yang ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pkl 18.30wib diperairan Sakera Teluk Sebong Kab. Bintan 1 orang selamat.

7. Muhammad Sabri
Pria/31 tahun, dasal Desa jambo masi kab. Aceh jaya. No paspor B8708980 (suami ibu lindawati/korban meninggal dunia)