Sepekan Gergaji Ventilasi Kamar Mandi Tiga Tahanan Lapas Bener Meriah Kabur

Petugas Lapas kelas II B Bener Meriah memperhatikan jaring voli yang diduga digunakan para tahanan sebagai tangga untuk kabur, Selasa (14/5). (mashuri/rakyat aceh)

REDELONG (RA) – Berhasil membobol jeruji ventilasi kamar mandi bilik serta memanjat tembok, tiga orang tahanan berhasil kabur dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Bener Meriah, Selasa (14/5) siang.

Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, kepada Rakyat Aceh menyampaikan, ketiga tahanan tersebut diduga kabur setelah salat dzuhur. “Kita memperkirkan, mereka sudah mempersiapkan secara matang – matang, sehingga mereka bisa kabur,” katanya.

Disebutkanya, di dalam bilik tersebut sebenarnya ada empat tahanan. “Mereka secara bersama – sama berencana kabur. Setelah berhasil membobol ventilasi kamar mandi dengan menggergaji secara manual, bergerak ke arah tembok tahanan.

Tiga tahanan lainnya berhasil melompat, serta satu lainnya tertinggal dan kini sudah diamankan untuk dimintai keterangan,” sebutny.

Ia menambahkan, ventilasi kamar mandi dijebol tahanan, dan diprediksi bukan dikerjakan sehari melainkan bisa satu pekan. “Jeruji besi tersebut berdiameter cukup besar, untuk digergaji sehari sulit dilakukan, apalagi jeruji besi digergaji secara manual.

Mereka ini kami yakin sudah mempersiapkannya secara matang jauh – jauh hari,” jelasnya.
Selain itu katanya, untuk melewati tembok tahanan setinggi empat meter, tahanan tersebut diperkirakan menggunakan jaring net volly ball sebagai tangga.

Ada pun ketiga tahanan yang kabur merupakan titipan baik dari Polres, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri. Mereka ini terkait kasus narkoba serta satu perampasan barang. “Saat ini kita sedang berusaha melacak dan menangkap pelaku,” tegasnya. (uri/min)