50 Persen Aset Pendopo Walikota Subulussalam Raib

Inspektur Inspektorat Kota Subulussalam, Elviandi Rusdi, Ph. D saat menerima kunjungan wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/5). (for rakyat aceh)

SUBULUSSALAM (RA) – Tim dari Inspektorat Kota Subulussalam menginventarisir barang milik daerah di Pendopo Walikota Subulussalam. Dari inventarisasi tersebut setidaknya 50 persen aset daerah di Pendopo Walikota Subulussalam tidak temukan.

Hal itu disampaikan Inspektur Inspektorat, Elviandi Rusdi, Ph. D yang turut didampingi Sekretaris nya, Sufni di ruang kerja, Kamis (23/5). “Inventarisir yang tim kita lakukan dituangkan ke dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).”

Elviandi tidak menyebutkan berapa jumlah item barang milik pendopo yang tidak ditemukan. Hanya saja, Elviandi menyebut ada televisi yang masuk dalam data aset pendopo dari 15 unit kini hanya tinggal 1 unit. Selain televisi, juga soundsystem di gedung serbaguna yang masih berada di lingkungan pendopo Walikota.

Soundsystem karaoke juga ditemukan tidak ada, gorden dan perlengkapan dapur juga tidak ada ditemukan saat tim inspektorat melakukan audit.

Ditanya mengenai nilai barang yang tak ditemukan, Elviandi mengaku saat ini pihaknya masih mengaudit sebatas jumlah barang di pendopo. Diperkirakan, 50 persen barang yang tak ditemukan itu mencapai Rp 1,5 Miliar dan itu dihitung harga saat pengadaan.

Untuk memastikan berapa nilainya, Elviandi mengatakan pihak akan memeriksa berkas Bagian Umum Setdako Subulussalam sebagai penanggungjawab aset. “Nilainya kita tunggu hasil pemeriksaan bagian umum. Karena berkas mereka yang megang ” kata Elviandi.

Selanjutnya, kata Elviandi, diperiksa bagian umum, inspektorat akan menerbitkan LHP secara kolektif. Maksimal 60 hari paska keluarnya LHP, Inspektorat membuat laporan ke Walikota Subulussalam apakah dilakukan penghapusan aset atau di ditagih melalui aparat penegak hukum.

“Setelah keluar LHP, maksimal 60 hari sudah dilaporkan ke Walikota untuk meminta tanggapan ” ungkap Elviandi.

Untuk diketahui, Pendopo Walikota Subulussalam terlihat kosong sejak berakhirnya masa jabatan H. Merah Sakti selaku Walikota Subulussalam periode 2014 – 2019. Sejak keluarnya Merah Sakti dari Pendopo, Walikota baru, H. Affan Alfian Bintang yang dilantik pada tanggal 14 Mei 2019 lalu menggantikan H. Merah Sakti di pendopo. (lim/min)