Agar Bisa Ikut Penas di Padang, Penyuluh Pertanian Menabung

BAITUSSALAM (RA) – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Baitussalam, Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar punya tekad bulat untuk bisa menghadiri Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Sumatera Barat, Padang yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 mendatang.

Untuk bisa ke Padang mengikuti ajang tiga tahunan tersebut para penyuluh kompak untuk menabung sehingga punya anggaran untuk pegangan selama di berada di Padang, Sumatera Barat.

“Sebenarnya pasca selesai nya PENAS KTNA di Aceh, saya langsung mewacanakan kerekan-rekan penyuluh pertanian untuk menabung kalau mereka berencana hadir di PENAS berikut nya, yaitu di Padang, wacana itu tentunya khusus untuk para penyuluh di BPP BAITUSSALAM saja, karena saya
lihat teman-teman penyuluh pertanian BPP BAITUSSALAM sangat antusias mengikuti acara PENAS waktu di Banda Aceh, saya rasa di Padang akan lebih menarik lagi. Apalagi kita dari Aceh sekalian berwisata ke Padang dan mengunjungi kawasan-kawasan pertanian di daerah Melayu ini”. Jelas Cut Ifakhriati, selalu Koordinator BPP Baitussalam.

Mereka tidak mematok besaran nominal tabungannya, jadi seberapa yang ada, setoran tabungan PENAS adalah perminggu, minimal dua puluh ribu rupiah. Alhamdulillah teman-teman penyuluh sudah mulai menabung sejak akhir tahun 2018, jumlahnya ada yang tiga ratus ribu dan ada sudah mencapai lima ratus ribu rupiah.

“Target kami nantinya pas waktu berangkat ke Padang masing-masing penyuluh minimal sudah ada uang tabungan Rp4 juta, saya sendiri sudah pernah ke Padang dan saya senang sekali berkunjung ke kota Padang, semoga ini menjadi motivasi juga bagi teman-teman dalam menabung”. Ungkap Nilawati, bendahara BPP BAITUSSALAM.

Sebagaimana diketahui, PENAS Petani Nelayan Tahun 2020 akan berlangsung di Sumatera Barat, tepatnya di Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang dengan jumlah peserta mencapai 50.000 orang.

“PENAS KTNA mendatang mengangkat tema Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045. Penetapan tema nya itupada acara sosialisasi kegiatan PENAS Petani Nelayan XVI tahun 2020 di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian pada tanggal 20 Mei 2019, yang dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri dari panitia Pusat, panitia Daerah dan kelompok KTNA”. Ungkap Khaidir, CYBER Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar. (ra)