Polisi Tangkap Pemilik Senpi Rakitan

Kapolsek Wih Pesam menunjukan dua pucuk senjata api laras pendek beserta amunisi di Mako Polsek setempat Minggu (26/7). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Polres Bener Meriah berhasil menangkap kepemilikan senjata api rakitan berinisial I (38), warga Gamponh Belang Paku, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (25/5) yang juga berprofesi sebagai pencuri rumah kosong.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli SIK MSi kepada Rakyat Aceh, Minggu (26/5) menyampaikan, pelaku pencurian tersebut ditangkap oleh Babinsa Kampung Blang Paku Sertu Ali Sahbana Pulungan bersama masyarakat setempat dipasar ikan Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah.

Ia menceritakan, setelah melakukan penangkapan, sekira pukul 12.41 Babinsa tersebut langsung menghubungi Kanit Intelkam Timang Gajah dan memberitahukan telah menangkap pemilik senjata api rakitan yang ditemukan sebelumnya ditemukan oleh warga.

Disebutkanya, selain memiliki senpi pelaku juga kerap melakukan aksi pencurian di beberapa rumah warga yang ditinggal pergi oleh pemiliknya di desa-desa Kecamatan Wih Pesam.

“Agar tidak menjadi amukan warga, Kanit Intelkam Polsek Timang Gajah meminta agar pelaku segera dibawa ke Polsek Timang Gajah untuk diamankan sementara menunggu penjemputan oleh Polsek timang gajah,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, masyarakat Kampung Blang Paku telah melakukan pencarian sejak 12 Mei 2019 akibat pelaku melakukan pencurian di rumah-rumah masyarakat yang di tinggal pergi oleh pemilik.

Kepada penyidik, pelaku juga mengakui kepemilikan senjata api rakitan yang ditinggalnya di belakang mesin holer tebu milik masyarakat, Blang Paku. “Pelaku berencana menjual senjata api rakitan tersebut ke wilayah Sumatra utara,” ungkap Kapolres.

Selain itu, pelaku juga mengakui melakukan pencurian di tiga rumah kosong dan pabrik pengilingan batu kleaser dalam waktu 2 dua minggu. “Saat ditangkap, pelaku sedang berupaya meninggalkan GampOng Lampahan Timur menggunakan bus angkutan umum tujuan Gampong Petobak Pasar IV, Gang Bandrek Delitua,” katanya.

Temukan Dua Pucuk Senpi Rakitan laras Pendek
Sebelum dilakukan penangkapan terhadap I (38), salah seorang ibu rumah tangga, Sutik (44) menemukan sebuah tas yang berisikan senjata api rakitan dibelakang holer tebu milik Sujono warga Gampong Belang Paku, Kecamatan Wih Pesam.

“Benar senjata rakitan tersebut ditemukan oleh ibu Sutik, sekira pukul 14.30 WIB di batas kebun miliknya,” ungkapnya.

Ia manambahkan, Sutik sebelumnya berencana memetik daun ubi kayu untuk sayur berbuka puasa, namun ia melihat diperbatasan kebun miliknya sebuah tas berbarna coklat muda dan 1 jaket berwarna hitam, serta 1 jerigen obat semprot Merk COFFEPAS 5 liter.

Karena penasaran kata Kapolsek, Sutik sempat membuka tas tersebut dan melihat dua pucuk senjata rakitan laras pendek sehingga, Sutik langsung memberitahukan kepada suaminya, Sujono.

“Sujono saat itu langsung menghubungi aparatur kampung dan selanjutnya aparatur kampung memberitahukan kepada kita penemuan dua pucuk senjata api rakitan laras pendek dengan amunisi terpisah berjumlah 18 butir,” paparnya. (uri/han)