U Teutot Pulo Tengkorak, Menu Buka Puasa

Penjual kelapa bakar (U Teutot) khas Pulo Tengkorak, Ulim, Bang Arjuna Fahlefi,43, melayani pembeli, Minggu,(26/5), Rakyat Aceh/Amrizal Arnida.

MEUREUDU (RA) – U Teutot (kelapa bakar) merupakan salah satu sajian menu berbuka puasa khas masyarakat Gampong Pulo Lhok atau sering juga disebut Gampong Pulo Tengkorak, Ulim, Pidie Jaya. Menu unik tersebut sudah ada sejak zaman dahulu dan bertahan sampai sekarang.

Kelapa digunakan adalah kelapa muda yang baru dipetik dan masih utuh, kemudian di bakar dalam sebuah media pembakaran hingga sekitar 1-2 jam pembakaran, setelah dibakar dikupas dan dibelah untuk diambil air dan dikeruk kelapanya.

Lazimnyanya kelapa muda biasa, dan tanpa menambahkan gula karena rasa nya sudah terasa manis setelah terjadi proses pembakaran dimaksud, begitu juga dengan rasa kelapanya serta warna nya juga sudah berubah menjadi warna kecoklat-coklatan.

Penjual “U Teutet” tersebut adalah salah seorang tokoh masyakarat gampong Pulo Lhok, Ulim, yang juga Keuchik Gampong setempat, Junaidi Abdul Latif, 43, didampingi rekan nya, Rusdi Abdullah atau lebih terkenal dengan panggilan Bang Arjuna Fahlefi, Pplanggilan di komunitas Radio RAPI, warga gampong Meunasah manyang, Meureudu, Pidie Jaya di sela -sela pembakaran kelapa terletak di pinggir jalan raya B.Aceh-Medan, persisinya sekitar 200 meter arah ke timur jembatan Fly Over pusat perkantoran Pemerintah Pidie Jaya, kepada Rakyat Aceh mengatakan, pihak nya terinspirasi untuk memperkenalkan kepada masyarakat umum, khususnya generasi muda sekarang agar mengetahui terkait salah satu makanan khas berbuka puasa pada bulan ramadhan pada zaman dahulu.

“Makananan ini merupakan makanan khas masyarakat kami Gampong Pulo Lhok, atau Pulo Tengkorak, Ulim, Pidie Jaya, di saat bulan ramadhan, dan banyak khasiat dari makanan kesehatan ini.”, Ungkap Junaidi yang dibenarkan oleh rekan nya, Bang Arjuna Fahlefi, yang juga bersama-sama menjual U Teutot.

Sementara berdasarkan keterangan khasiat disampaikan nya meliputi dapat menyembuhkan penyakit ginjal, Liver, Prostat, Sakit pinggang, Encok Pegel linu, Rematik, Darah Tinggi, Darah Manis, Asma/Sesak nafas, Asam urat, Maag, dan proses kehamilan(Mempercepat keturunan)

U Teutot tersebut dijual mulai setelah shalat ashar/ pukul 4 hingga jelang berbuka puasa, denganharah jual sebesar Rp 10 ribu per buah. Sementara selain menjual U Teutot, Junaidi dan Bang Arjuna juga menjual kelapa muda biasa namun jumlah nya terbatas, karena fokusnya adalah ke U Teutot yang menjadi incaran masyarakat sebagai makanan atau minuman kesehatan yang diketahui berkhasiat untuk menyembuhkan beragam penyakit. (amz/slm)