Warga Tanpa Identitas Meninggal Dunia

Rakyat Aceh

SUKA MAKMUE (RA)- Warga tanpa identitas, diduga mengalami penyakit gangguan jiwa ditemukan di Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya meninggal dunia di Bangsal Zaitun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Pesien yang diterima Bangsal RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh dari Satpol PP dan WH Nagan Raya untuk silakukan perawatan medis. Namun pasien tersebut meninggal dunia, Senin (27/5) sekira pukul 15:00 Wib.

Kepala Bangsal Zaitun, Yulita Masri mengatakan, sebelumnya pasien tersebut diamankan dan dibawa pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nagan Raya pada Kamis (23/5) lalu ke Bangsal Zaitun untuk dirawat.

“Saat diperiksa kesehatannya dia mengalami batuk-batuk dan demam, namun kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk merawat dan menyembuhkannya, pada pagi itu pasiennya masih mau makan, disuapin sama perawat, tapi ketika sore hari dikabarkan sudah kaku, dan sudah meninggal dunia,”ujarnya.

Lanjutnya menceritakan pasien tanpa identitas itu sempat dirawat di ruang penyakit dalam selama 1×24 jam dikarenakan saat uji laboratorium pasien diduga mengidap penyakit dalam, namun dikarenakan kondisi psikisnya terganggu dan menganggu pasien lainnya pihak manajemen Rumah Sakit membawanya kembali ke Bangsal Zaitun untuk dirawat lebih lanjut.

“Kita telah merawatnya semaksimal mungkin selama empat hari disini sudah melaporkan terkait pasien tanpa identitas yang diduga warga Nias, Provinsi Sumatera Utara ini kepada pihak kepolisian Nias untuk mencari tau identitas pasien ini, pihak kepolisian disana juga sedang berupaya untuk mengungkap identitasnya”katanya.

Tak hanya itu pihak Rumah Sakit juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian di Aceh Barat untuk ditindak lanjuti dan mengungkap identitas pasien gangguan jiwa yang telah meninggal dunia tersebut.

Hingga kini, Yulita mengatakan sedang berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan pihak kepolisian di Aceh Barat untuk mengkebumikan pasien tersebut di daerah setempat apabila identitasnya tidak terungkap.(ibr/han)