Jadi Penceramah Ramadhan. Ini Tausyiah Kepala BNNP Aceh

Banda Aceh (RA)- Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H, menjadi penceramah dalam tausiah ramadhan antara shalat Insya dan Tarawih dan Witir berjama’ah di mesjid Keuchik Leumiek, Panteriek, Rabu (29/5/2019).

Ceramah tersebut disampaikan kepala BNNP Aceh bertemakan “Ramadhan adalah bulan perobahan bagi generasi muda”. Kepada para jamaah tarawih dan witir itu, Faisal berpesan untuk menjauhi narkoba, karena narkoba ini adalah musuh kita bersama karena dapat merusak generasi muda kita.

Menurutnya, Aceh saat ini memiliki tiga darurat yaitu, darurat Korupsi, darurat hoax dan darurat narkoba. Kata Faisal AN, disinilah letak permasalahan diindonesia karena sudah menjadi darurat narkoba, dikarenakan begitu banyaknya narkoba yang ada di Indonesia ini, bukan hanya 1 dan 2 kilogram saja bahkan sampai berton ton ada di Indonesia, hal ini dikarenakan Indonesia ini adalah pangsa pasar yang sangat besar, selain itu juga pasang pasar narkoba paling mahal didunia akibat terlalu banyak yang menggunakan barang haram itu mulai dari para pelajar, generasi muda, pekerja hingga orang sudah tua.

Selain itu, Aceh merupakan salah satu pintu masuk narkoba ke Indonesia. Faisal mengungkapkan, Aceh ini memiliki 21 pintu masuk narkoba melalui jalur-jalur tikus yang tidak ada penjaganya.

Untuk itu, melalui momentum bulan suci ramadhan ini, jenderal bintang satu itu, mengajak para jamaah untuk menjaga generasi muda Aceh ini secara bersama-sama dari pengaruh narkoba penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, jangan sampai generasi muda ini terkontaminasi dengan narkoba, karena itu dapat merusak masa depannya.

“Mari kita usir atau kita tangkap para Bandar Narkoba yang mengedarkan narkoba digampong-gampong, kalau melihat ada Bandar yang sedang bertransaksi narkoba, silahkan tangkap saja kemudian serahkan kepada BNN atau pihak berwajib, namun jangan diapa-apain,” ajak Faisal AN.

Ia juga mengajak jama’ah dengan semangat ramadhan untuk bersama menjaga generasi muda dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Momentum Bulan suci ramadhan merupakan momentum perubahan yang lebih baik. Mari kita jaga generasi muda kita dari pengaruh narkoba serta manfaatkan lah momen bulan puasa ini untuk meningkat amal ibadah sebanyak- banyaknya,” kata jendral bintang satu itu.

ia menambahkan, dalam upaya memberantas narkoba narkoba digampong, BNNP Aceh melakukan dengan cara memanfaatkan kearifan lokal, seperti melalui agama, adat budaya dan sebagainya, selain juga BNNP Aceh juga telah melakukan Altenatif Development di 3 daerah yaitu Bireuen, Takengon dan Lamteuba Aceh Besar.

Diakhir ceramahnya, Kepala BNNP Aceh itu juga mengajak semua pihak untuk sama-sama memerangi narkoba karena dapat merusak generasi muda Aceh dimasa depan.

“mari kita mengawasi anak-anak kita, tetangga kita dari pengaruh narkoba, bila perlu usir mereka para Bandar yang melakukan transaksi digampong kita,” pungkas Faisal AN.lizza/rell