Tabrak Lari di Pijay, 1 Tewas, 1 Kritis

MEUREUDUE (RA) – Dua warga Meureudu, Pidie Jaya menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Banda Aceh – Medan, tepatnya di dekat SMPN 2 Meureudu, Gampong Teupin Peuraho, Dusun Kuta Geuleumpang.

Kecelakaan maut tersebut melibatkan mobil dengan sepeda motor. Akibat kecelakaan tabrak lari tersebut 1 orang dilaporkan tewas dan 1 orang kritis, Minggu, (2/6), sekitar pukul 15.00 Wib.

Berdasarkan keterangan diperoleh, kedua korban yang mengenderai sepeda motor Supra X dengan nomor polisi BK 5884 O tersebut merupakan warga Gampong Grong-Grong, Kemukiman Beuracan, Meureudu, Pidie Jaya, T.Dimyati, (27), (Pengendara), dilaporkan kritis dan Boncengan nya, T.Mirzatillah, (10), dilaporkan meninggal dunia, sementara jenis mobil belum diketahui secara pasti jenis nya tapi berwarna putih dengan nomor polisi yaitu BL 1628 LF.

Sementara berdasarkan keterangan diperoleh di TKP (Tempa Kejadian Perkara) dari sejumlah saksi mata yang sedang berjualan semangka di pinggir sawah/ pinggir jalan raya yang ikut melihat kejadian musibah kecelakaan tersebut, kronologis kejadian, Kepada Rakyat Aceh menyebutkan, saat itu kedua korban sedang melaju di ruas jalan ke arah timur dengan menggunakan sepeda motor, tiba-tiba dari arah yang sama (dari belakang sepeda motor, red) muncul sebuah mobil berwarna putih dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sepeda motor dimaksud dan mengakibatkan nomor polisi mobil putih tersebut BL 1628 LF, copot jatuh ke jalan, sementara lampu belakang sepeda motor tersebut hancur dan knalpot nya terlipat ke atas, sementara kedua korban tersebut terhempas beberapa meter dari titik tabrakan dan jatuh terbentur di aspal hingga mengalami pendarahan serius di bagian wajah/kepala.

“Mobil itu cukup kencang lari nya dan seketika menabrak pengendara sepeda motor itu dari arah belakang hingga mereka(Pengendara sepeda motor) terhempas sangat jauh, sangat tragis kejadian nya, dan kenapa pengemudi mobil itu kok seperti tidak ada otak nya masak begitu tega tidak berhenti melihat kejadian tabrakan tapi malah tancap gas kabur dari kejadian,” ungkap saksi mata penuh sesal.

Sementara berselang beberapa menit pasca kejadian, Sejumlah petugas PMI (Palang Merah Indonesia) kabupaten setempat yang sedang bertugas di posko mudik lebaran di pinggir jalan raya, Persisnya di depan jembatan Fly Over menuju pusat perkantoran pemerintah Pidie Jaya, langsung meluncur ke lokasi dengan mengerahkan 2 unit armada, 1 ambulan dan 1 doble cabin guna melakukan evakuasi terhadap dua orang korban dimaksud yang kondisi nya sedang kritis ke RSUD Pidie Jaya yang hanya terpaut sekitar 1 Km dari TKP.

“Setelah kita evakuasi ke RSUD PIJAY, T.Mirzatillah dinyatakan meninggal dunia dan atas nama T.Dimyati kritis dan telah dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.”, Ungkap Kepala Markas PMI Pidie Jaya, Samsul, didampingi 4 anggota, Helmi, Sayuti, Iskandar, Dan Khairil Anwar, yang ikut terlibat dalam evakuasi dua korban tersebut.

Amatan Rakyat Aceh di IGD RSUD Pidie Jaya, tampak ibu kandung dari T.Mirzatillah
(Korban meninggal dunia), yang juga turut didampingi oleh sejumlah keluarga lainnya, tak kuat menahan isak tangis kesedihan dan kepiluan yang mendalam atas musibah terhadap kepergian buah hati nya untuk selama nya.

Beberapa menit kemudian, Jenazah almarhum T.Mirzatillah, dibawa pulang dengan mobil ambulan milik PMI ke rumah duka untuk dikebumikan.(amz)