Walikota Sidak RSUD Langsa

SIDAK : Walikota Langsa Usman Abdullah,SE melakukan Sidak ke RSUD Langsa. Rakyat Aceh/Ray Iskandar.

LANGSA – Walikota Langsa Usman Abdullah SE, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa pada hari pertama masuk kerja usai cuti bersama libur Lebaran 2019, Senin (10/6).

Saat tiba di rumah sakit, walikota langsung meninjau seluruh ruang perawatan pasien untuk melihat secara langsung pelayanan kepada masyarakat yang sedang menjalani perawatan. Orang nomor satu di Kota Langsa tersebut juga mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD), didampingi Direktur RSUD Langsa, dr. Fardiani Jakfar beserta sejumlah staf.

Dalam sidak tersebut, Usman Abdullah juga menyempatkan waktu menjengguk koleganya Mantan Ketua DPRK Langsa, Muhammad Zulfri sedang menjalani perawatan.

Walikota Usman Abdullah,SE, meminta kepada para perawat yang bertugas agar lebih ramah terhadap pasien. Begitu juga kepada para dokter, agar lebih bertanggung jawab dalam melayani masyarakat serta tepat waktu masuk poliklinik pelayanan agar masyarakat yang datang berobat tidak perlu menunggu lama.

“Saya yakin kalau pelayanan yang baik kita sajikan untuk masyarakat, maka rumah sakit ini akan senang dikunjungi masyarakat,” ujar pria yang akrap disapa Toke Suum ini.

Kepada pihak menajemen, dirinya meminta agar lebih memperhatikan lingkungan rumah sakit. Rumput dan bunga dipotong dengan baik serta jangan biarkan tumbuh liar. Dengan begitu, indah untuk di pandang.

“Secara umum kita memuji kinerja menejemen Rumah Sakit yang terus mencoba meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” demikian ujarnya.

Halal Bihalal

Sebelumnya, Walikota Langsa bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Langsa menggelar kegiatan halal bihalal di Pendopo walikota setempat, Senin (10/6).

Dalam kesempatan itu , Walikota Langsa, Usman Abdullah,SE menyampaikan permohonan maaf baik secara pribadi maupun Pemerintah Kota Langsa. “Mohon maaf lahir dan batin, mungkin selama saya memimpin banyak kesalahan, atau ada yang saya marah, untuk itu saya minta maaf,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas dibutuhkan kerja keras. Dengan kerja keras, maka akan mendapat hasil yang baik.

Seperti kata kata bijak yang sering didengar, bahwa proses tidak mengkhianati hasil. Kalau poroses bagus maka hasilnya pun akan bagus. “Mari kita sama-sama bekerja dengan ikhlas,” ajaknya.

Dirinya juga mengingatkan, bahwa PNS adalah pelayan masyarakat, untuk itu agar dapat memberikan pelayanan yang baik.

“Kita dibayar dengan uang rakyat, maka kita berikan pelayanan yang baik, saya sering sekali mangatakan bahwa sebenarnya kita adalah kuli, babu, buruh, tapi bahasa halusnya ASN atau PNS yang melayani majikan, siapa majikan kita, majikan kita yaitu rakyat, untuk itu mari kita tunjukkan, kita berikan pelayanan yang baik untuk masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau agar sebagai pelayan masyarakat harus menjadi orang yang responsif, peduli, jika ada pengaduan dari masyarakat harus segera ditindak lanjuti. Kepedulian kita itu bukan hanya dalam wilayah tanggung jawab kita saja, namun semua yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.(ris/slm)