Polda Aceh Gelar Apel Konsolidasi

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak, bersama Kasdam IM, Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin SE, menjadi irup pada upacara konsolidasi Operasi Ketupat Rencong 2019 dan persiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di lapangan depan Mapolda Aceh, Kamis (13/6). IST FOR RAKYAT ACEH

Siapkan 1200 Personil

BANDA ACEH (RA) – Kepolisian Daerah Aceh, Kamis (13/6) pagi menggelar apel konsolidasi Operasi Ketupat Rencong 2019 dan persiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di lapangan depan Mapolda Aceh.

Selain itu, Polda Aceh juga menyiapkan 1200 personil untuk mengamankan dua universitas di Aceh saat sidang PHPU Jumat (14/6) melalui video conference. Polda Aceh juga BKO 400 personel Brimob amankan sidang sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi Jakarta.

“Ada empat kompi yang telah di berangkat ke Jakarta bergabung dengan personel lainnya untuk pengamanan sidang di MK besok 14 Juni,” ujarnya.

Yang menjadi inspektur apel adalah Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Rio S Djambak dan Kasdam IM Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin SE.

Selanjutnya peserta apel terdiri dari barisan TNI, Polri, PNS Polda Aceh, Dishub, Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolda dalam amanat tertulis diantaranya mengucapkan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin, kepada seluruh tamu undangan dan perserta apel sekalian. Semoga semangat Idul Fitri dapat semakin mempererat jalinan silaturrahmi diantara kita sekakian.

Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir dalam apel konsolidasi pada hari ini. Hal ini menunjukkan, kuat komitmen kita bersama untuk terus bersinergi dalam mewujudkan rasa aman, nyaman dan kondusif di tengah masyarakat.

Kata Kapolda, apel konsolidasi ini memiliki arti penting sebagai sarana saling bertukar informasi, pengecekan masing-masing instansi, menganalisa serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dan hasil operasi yang telah dicapai selama pergelaran operasi ketupat rencong 2019.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Operasi Ketupat Rencong 2019 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 H telah dapat terlaksana dengan baik dan lancar tanpa kendala yang berarti.Penyelenggaraan operasi ketupat tahun 2019 menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik,” kata Kapolda.

Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur Fokopimda Aceh dan segenap stakeholders terkait serta pemangku kepentingan lainnya, atas penyelenggaraan Operasi Ketupat Rencong 2019 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1440 H yang telah berjalan aman, lancar dan sukses sebagaimana kita harapkan.

Kata Kapolda, kesuksesan pergelaran Operasi Ketupat Rencong 2019 ini, tentunya bukan hanya keberhasilan TNI-Polri, namun hal ini adalah kesuksesan kita bersama yang tidak terlepas dari kesiapan masing-masing satuan, keterpaduan/sinergitas seluruh stakeholders serta komponen masyarakat dan kesiapsiagaan/high responsive terhadap segala potensi gangguan serta ancaman Kamtibmas selama 13 hari berlangsung.

Didampingi keberhasilan yang telah dicapai dalam Operasi Ketupat Rencong 2019, tentunya masih terdapat kekurangan di beberapa aspek, hal ini dapat kita jadikan bahan evaluasi dan masukan bagi kita bersama dalam rangka mengoptimalisasi penyelenggaraan operasi di masa yang akan datang.

Selain momen Ramadan dan perayaan hari raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019 merupakan tahun politik pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden.

Hasil pemilu 2019 telah ditetapkan oleh KPU RI. Namun demikian, masih terjadi perselisihan yang mengharuskan penyelesaian sampai dengan ditingkat Mahkamah Konstitusi. Kondisi ini diperkirakan akan mempengaruhi situasi Kamtibmas dan memiliki potensi konflik serta kerawanan gangguan kamtibmas lainnya.

Dikatakan Kapolda, pada tanggal 14 Juni 2019, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia akan mulai menggelar sidang perdana terhadap perselisihan hasil Pemilihan Umum 2019. Tahapan sidang sengketa Pilpres tersebut memiliki rangkaian panjang hingga pembacaan putusan pada tanggal 28 Juni 2019 yang akan datang.

Dikatakan Kapolda, patut bersyukur, hingga saat ini tahapan puncak Pemilu tahun 2019 di provinsi Aceh telah berlangsung dengan lancar, aman dan sukses tanpa kendala yang berarti. Keberhasilan tersebut merupakan anugerah Allah SWT dan juga sebagai buah karya dari jerih payah kita semua yang telah bahu membahu menyatukan gerak langkah untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2019.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh elemen bangsa yang telah berpartisipasi dengan baik selama berlangsungnya kontestasi politik Pemilu 2019. Semoga soliditas dan kondusifitas ini akan tetap terpelihara demi keberlangsungan pembagunan untuk kemakmuran masyarakat Aceh,” kata Kapolda. (ril/bai)