Warga Bersihkan Sampah di Spot Wisata

Warga tiga Kecamatan di Labuhan Haji Raya membersihkan sampah di tempat wisata, Minggu (16/6).

TAPAKTUAN (RA) – Warga tiga Kecamatan Labuhan Haji Raya, mengadakan pembersihan sampah di tempat – tempat wisata, Minggu (16/6).

Kegiatan yang dipelopori putra-putri terbaik di Labuhanhaji Raya, terdiri dari tiga kecamatan yakni, Kecamatan Labuhanhaji, Labuhanhaji Timur dan Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan itu melakukan kerjasama pembersihan sampah.

Adapun lokasi pembersihan tersebut dilakukan, di Pantai Pasir Putih (P.3) pariwita pada wilayah Gampong (Desa) Padang Bakau, Kecamatan Labuhanhaji dan ditempat-tempat lainnya.

Ketua pendiri organisasu MOH.id Labuhanhaji Raya, Reza Utama, mengakui mengajak pemuda-pemudi untuk melakukan kegiatan gerakan peduli lingkungan bakti sosial tanpa pamrih.

Menurut Reza Utama, arganisasi ini beranggotakan 80 pemuda pemudi Pantai Pasir Putih (P3) hebat. Padang Bakau Labuhanhaji.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai hari Sabtu 15 s/d 16 Juni 2019 dan sore harinya dilakukan diskusi ringan tentang dampak sampah terhadap lingkungan sekitar. Turut hadir dalam acara itu, Camat Labuhanhaji, Gusmawi Mustafa, SE, Kapolsek dan Danramil.

Rahmatul Khairi juga mengharapkan kepada peserta untuk dapat mengutip sampah dengan penuh keiklasan, mengingat ini adalah bakti sebagai anggota moh.id untuk labuhanhaji raya.

Sebab Bakti sosial ini seyogyanya mampu menyebarkan virus kesadaran akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sekitar serta menyadari bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama. “Ini kalau karna bukan awak sia lai (bahasa daerah-red) siapa lag,” tanya Reza Utama selaku Pendiri MOH.id.

Sebelum dilakukan kegiatan kerja bakti ini, pihaknya juga melakukan try out seleksi bersama masuk perguruan tinggi Negeri (SBMPTN), dan seminar motovasi se Labuhabhaji Raya bekerja sama dengan osis-osis sekolah yang ada di Labuhanhaji, juga termasuk dilakukan Bimbingan Belajar (Bimbel).

“Organisasi ini terbentuk sejak bulan Januari 2019, kita harapkan organisasi ini terus eksis untuk seterusnya,” kata Reza Utama. (yat/han)