Aceh Barat Sulit Informasi, Tidak Lagi

Meulaboh (RA) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen penuh mendukung program keterbukaan informasi publik yang dicetuskan pemerintah Aceh. Karena searah dengan keputusan kepala daerah setempat.

“Kami Aceh Barat akan launching daftar informasi public untuk mendukung program pemerintah Aceh,” kata Kabag Humas Setdakab Aceh Barat, Amril Nuthihar, yang juga menjadi bagian dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) daerah, Selasa (18/6).

Wujud dari informasi tersebut, sambung Amril, berupa sederat informasi yang tersedia secara online melalui website Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat seluas-luasnya. ”Sesuai regulasi UU No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi public,” urainya.

Apalagi, Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, juga telah menerbitkan peraturan tentang penetapan “daftar informasi public” bagi ruang lingkup pemerintah setempat, demi terpenuhi informasi dan memaksimalkan pelayanan roda pemerintahan.

Teknis pelaksanaan, sambung Amril, juga akan dirumuskan hingga tingkat koordinasi PPID utama dengan PPID pembantu, dalam rangka efektifitas pengelolaan informasi public.

Sebelumnya, Amril menyatakan Selasa (18/6) pagi, terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Koordinator MATA Aceh Alfian, SE, untuk mewujudkan program keterbukaan informasi public ini.

Karena, kata Amril, pihak LSM ini telah mengikat perjanjian (MoU) dengan pemerintah Aceh. ”Ada empat kabupaten/kota yang menjadi asistensi program ini, adalah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang,” rincinya.

Dari empat kebupaten, Amril mengatakan, Aceh Barat merupakan daerah paling utama menuntaskan penyusun surat keputusan daftar informasi public. “Jadi kita (Aceh Barat) tinggal menjalankan aja, usai penandatanganan piagam komitmen mewujudkan keterbukaan informasi public di kabupaten Aceh Barat, dalam waktu dekat,” tutupnya.(den)