Petani Kuta Trieng Gotroy Bangun Saung

GOTONG ROYONG : Petani Gampong Kuta Trieng, Beuracan, Meureudu, Pidie Jaya menggelar gotong royong membangun satu unit saung di kawasan Cot Keutapang, Kamis,(4/7), Rakyat Aceh/Amrizal Arnida.

MEUREUDU (RA) – Masyarakat Gampong Kuta Trieng, Beuracan, Meureudu, Pidie Jaya melakukan kegiatan gotong royong (Gotroy) untuk membangun satu unit bangunan saung di areal persawahan, Kamis (4/7).

Ketua Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) Lamkuta Gampong Kuta Trieng, Beuracan. Meureudu, Pidie Jaya, Miswar, disela-sela kegiatan gotong royong kepada Rakyat Aceh mengatakan, bangunan tersebut direncanakan sebagai tempat berkumpul atau tempat musyawarah para petani di Gampong Kuta Trieng di tengah persawah yang terletak di Cot Keutapang dan serta juga untuk menjaga makam Tgk di Cot Keutapang yang akhir-akhir ini sudah tidak terawat dengan baik.

“Petani kita sudah sepekan mencari pohon kelapa serta pohon seuntang yang sudah tua untuk bahan membuat bale(Saung) di Cot Keutapang, Gampong Kuta Trieng, Para petani bahu membahu bekerja siang malam untuk terwujudnya cita-cita berdirinya sebuah tempat musyawarah petani,” ungkap Miswar.

Selain itu, Pihaknya juga sangat mengharapkan pemerintah Pidie Jaya melalui dinas pertanian dan tanaman pangan setempat untuk dapat membantu masyarakat tani dalam hal membangun sebuah tempat wudhuk di saung yang sedang dibangun oleh sejumlah petani dimaksud.

“Saya selaku ketua Gapoktan Lamkuta Gampong Kuta Trieng memohon kepada Dinas Pertanian supaya dapat membantu masyarakat untuk membuat tempat wudhu di bale cot keutapang yang sedang di bangun petani Kuta Trieng,” ungkapnya Miswar penuh harap.

Menyahuti permohonan dari sejumlah petani tersebut, Semenatara Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan kabupaten setempat, drh. Muzakkir Muhammad meminta kepada Ketua Gapoktan Lamkuta Miswar untuk membuat usulan resmi kepada dinas.

“Insya Allah kita usulkan dikegiatan 2020. Namun harus ada permohonan dulu atau proposal supaya dapat kita masukkan dalam KUA PPAS 2020,” katanya kepada Rakyat Aceh, Jumat (5/7).

Sebenarnya, saung tani-pun kalo ada diusulkan tahun lalu dapat dialokasikan satu unit ke Gampong Kuta Trieng. “Perencanaannya harus N-1, artinya kalo pelaksanaan fisik tahun depan perencanaannya harus thn ini,” demikian ujarnya via pesan WhatsApp. (amz)