Tgk Abdi, Menantu Pendiri Mudi Al Aziziyyah Bekasi Meninggal Dunia

Jenazah Tgk Abdi Mukassaf didampingi istri Umi Anis, tiba di terminal kargo Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar. FOTO SULAIMANWARTA/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Teungku Abdi Mukassaf (45) menantu Al- Mukaram Drs. Teungku Marzuki Abdul Ghani (Almarhum), pendiri Pondok Pesantren MUDI Mekar Al-Aziziyah Jati Mekar, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia di RS Kartika Husada, Jati Asih, Bekasi, Minggu (7/7), sekitar pukul 17.50 WIB.

Sesuai dengan permintaan, jenazah almarhum dikebumikan di kampung halaman di Gampong Blang Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.  Saat ini, jenazah almarhum sedang dalam perjalanan ke Sigli, dengan ambulance milik Dinas Sosial Aceh.

Almarhum diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air pukul 07.45 WIB melalui Bandara Soekarnoe Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten dan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda pada pukul 10.00 WIB.

Sejumlah alumni Pesantren MUDI Mekar Al-Aziziyah, Nampak menyambut kedatangan jenazah Tgk Abdi di terminal kargo Bandara SIM. Diantaranya, Tgk Taufiq Hidayat, Tgk Sulaiman Muhammad, Tgk Muliadi Saputra, Tgk Ambia dan Tgk Muzakir Walad. Para alumni yang tergabung dalam Rabithah Alumni Mudi Mekar Al- Aziziyyah, Jabar (RAMMAJA) juga turut mengantar jenazah Tgk Abdi ke Sigli.

Info tentang berpulangnya Tgk Abdi pertama kali disampaikan oleh Tgk Subhan, salah seorang dewan guru di Pesantren MUDI Mekar Al-Aziziyah di grup WhatsApp RAMMAJA pada Minggu (7/7), sekitar pukul 19.10. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Tgk Abdi telah meninggal dunia di RS Kartika Husada Jati Asih, akibat sakit jantung, ” tulis Tgk Subhan.

Pemulangan jenazah almarhum Tgk Abdi ke Aceh turut difasilitasi oleh  Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA).  “Insyaallah, kita bantu fasilitasi sepenuhnya biaya pemulangan jenazah Teungku Abdi Mukassaf,” ujar Kepala BPPA, Almuniza Kamal, melalui siaran pers, Minggu, 7 Juli 2019, malam.

“Jenazah almarhum besok pagi akan dipulangkan ke Bireun. Sesampainya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh, nantinya almarhun akan dijemput oleh Dinas Sosial Aceh, dan jenazahnya akan diantar langsung ke rumah duka di Sigli.” Ujarnya.

Almuniza menjelaskan, almarhum merupakan guru ngaji di Pondok Pesantren MUDI Mekar Al-Aziziyah Jati Mekar, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pemulangan jenazah almarhum juga atas permintaan pengurus pondok pesantren tersebut.

Salah satu murid almarhum, Teungku Sirajuddin Lamlo mengatakan gurunya tersebut baru saja beberapa hari di Jakarta. Rencananya, Sabtu, 6 Juli 2019 kemarin beliau akan kembali ke Aceh namun takdir berkata lain.

“Almarhum selama ini tidak mengalami sakit bahkan menjelang beliau meninggal.” ungkap alumni Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga itu. (slm)