Akhir 2019, 100 Persen Desa di Aceh Berlistrik

Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Bupati Aceh Tengah, Sabela Abu Bakar, meresmikan tiga proyek listrik dengan masing-masing berkapasitas 150 kV, Selasa (9/4). IST

MEULABOH (RA) – PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Aceh memastikan pada akhir tahun 2019 seluruh desa di Provinsi Aceh akan menikmati listrik. “Insya Allah, di bulan Desember 2019 semua desa di Provinsi Aceh sudah 100% terlistriki,” kata General Manager (GM) PT PLN UIW Aceh, Jefri Rosiadi, saat meresmikan operasional jaringan listrik melalui program listrik desa di Desa Sikundo, Kecamatan Ceuremen, Kabupaten Aceh Barat, Senin (15/07/2019).

Jefri menyampaikan bahwa PLN UIW Aceh telah menyelesaikan pembangunan listrik desa sebanyak 6.494 (99.94%) dari total 6.497 desa yang ada di Provinsi Aceh. Artinya, hanya tersisa 3 desa lagi yang dalam tahap pelaksanaan pekerjaan, yaitu di Aceh Singkil, 1 desa dan Aceh Timur, 2 desa. Kalau tidak ada kendala di lapangan, kata Jefri Desember 2019 semua desa di Provinsi Aceh sudah 100% terlistriki,” kata Jefri.

Dengan fokus menerangi semua masyarakat yang ada di Aceh, kata Jefri, PLN terus berupaya dan berinovasi untuk meningkatkan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat Indonesia. Sebagai perusahaan listrik Negara yang mensuplai kebutuhan listrik Indonesia, PLN akan terus mendorong dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan untuk meningkatkan kehandalan listrik.

“Semoga dengan diresmikannya listrik desa proyek tahun 2019 di Desa Sikundo akan menimbulkan semangat yang baru dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di desa ini,” harap Jefri.

Dirinya melanjutkan bahwa, PLN juga bangga karena dapat berkontribusi kepada masyarakat untuk menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Sesuai dengan perwujudan misi PLN yaitu dengan menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi.

Lebih lanjut menyampaikan rasa syukur melihat masyarakat Desa Sikundo, kini terlepas dari kegelapan. Dimana sebagian masyarakat Desa Sikundo sebelumnya hanya menggunakan lampu templok bahkan lilin sebagai penerangan di malam hari.
Dirinya berharap, dengan mengalirnya listrik di Desa Sikundo, masyarakat benar – benar bijak dalam menggunakan listrik. Dengan begitu tidak ada pengunaan listrik yang sia – sia.

“Kami sangat bangga dan berterimakasih atas bantuan dan kerjasama dari semua pihak, sehingga target diberikan kepada PLN UIW Aceh telah selesai dilaksanakan sepenuhnya dengan tepat waktu,” kata Jefri.