Jembatan Penghubung Kecamatan Nurussalam Rusak Parah

MELINTAS : Masyarakat saat melintasi jembatan penghubung tiga desa. Minggu (14/7).

IDI (RA)-Jembatan penghubung di tiga desa yakni Desa Gampong Jalan, Desa Seunebok Rambong dan Desa Beurandang, kondisinya sudah rusak dan tidak layak pakai.

Hasan Basri, masyarakat Desa Seunebok Rambong mengatakan Jembatan ini sudah dibangun oleh pemerintah Kabupaten Aceh Timur sejak 1997-1998 lalu.

” Jembatan ini juga pernah di rehap, di tinjau pada saat ini kondisi jembatan sudah sangat memperihatikan, selain alas jembatan yang sudah tidak layak pakai, juga terdapat leger jembatan yang hapir berjatuhan sehingga membuat jembatan menjadi miring,” kata pria ini.

Dikatakannya, jembatan tersebut merupakan salah satu penghubung atau akses masyarakat dalam mengangkut hasil perkebunan selama ini dan sudah sepatutnya untuk dibangun baru. “Besar harapan kami kepada pihak yang berwenang untuk segera merenovasi jembatan tersebut,”imbuh Hasan Basri.

Sementara Kepala Desa Seneubok Rambong, Abdurrahman Saat di konfirmasi membenarkan jembatan tersebut memang sudah tidak layak pakai.

“Jembatan tersebut memang sudah tidak layak pakai, dan kami juga berharap jembatan tersebut agar segera direnovasi agar masyarakat dapat beraktivitas normal kembali,”ujarnya.

PLT Camat Nurussalam Jalaluddin mengatakan bahwa jembatan tersebut akan segera di perbaiki. Langkah tersebut dikatakan hasil musyawarah beberapa waktu lalu dimana sudah sepakat antara tiga desa yakni Desa Gampong Jalan, Desa Seunebok Rambong dan Desa Beurandang.

“Desa – desa tersebut akan sepakat menggunakan ADG 2019 untuk pembanggunan jembatan tersebut, namun Desa Beurandang sudah menolak hal tersebut karena desa mareka baru saja membuka jalan baru untuk mempermudahkan akses masyarakat,” pungkas Jalaluddin seraya menambahkan perseolan ini akan dibahas lagi dengan camat yang baru kedepannya.( Mol/msi)

Teks Foto :
Melintas : Masyarakat saat melintasi jembatan penghubung tiga desa. Minggu (14/7). Maulana /Rakyat Aceh.