Ditinggal, Dua Unit Rumah Hangus Terbakar

Sejumlah warga melihat api yang menghanguskan dua unit Rumah permanen di Gampong Kuala Pidie, Kota Sigli. (zian mustaqin/rakyat aceh)

SIGLI (RA) – Sebanyak dua unit rumah permanen berlantai dua, di Gampong Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, ludes dilahap sijago merah, Sabtu (27/7) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut, hanya saja kerugian ditaksir senilai Rp. 800 juta.

Penyebab kebakaran diduga kuat akibat arus pendek dari salah satu rumah korban dan langsung menjalar kerumah tetangga, karena posisi rumah berada dalam pemukiman padat penduduk

Keuchik Gampong Kuala Pidie, Teuku Shadliar, pada wartawan mengatakan kedua rumah terbakar milik Almarhum Nasir Hanafiah dan Samad.

Rumah milik Nasir ditempati oleh anaknya yakni Maskur dan Isnawati, ada dua Kepala Keluarga, sedangkan rumah Samad, disewakan kepada Wendri, anggota TNI yang bertugas di Kodin 0102/Pidie.

Menurut saksi mata, Novi Susanti, istri Maskur, api berasal dari rumah Wendri, diduga kuat dari arus pendek pada ruang tamu. Kebetulan pemilik rumah tidak ditempat.

Dilihat api terus membesar, Novi panik dan menyelamatkan keluarganya yang berada di rumah sebelah, karena ada bayi dan seorang penyandang cacat, jelas Keuchik yang akrab dipanggil Dek Pon tersebut.

“Api pas Azan isya mau kelar sekitar pukul 20.00 Wib, kami langsung fokus menyelamatkan warga, yakni bayi dan penyandang cacat,” Ujarnya.

Amatan Rakyat Aceh dilokasi kejadian, pemadan kebakaran baru hadir dilokasi sekitar 30 menit kemudian, sebanyak satu unit. Api sempat kembali membesar, saat air yang berada di tanki air Damkar habis.

Sedangkan unit yang berada dilokasi hanya satu unit, 15 menit kemudian Damkar kedua dan ketiga baru sampai dilokasi kebakaran. Api berhasil dijinakkan pada pukul 21.00 Wib, setelah total keseluruhan Damkar Pidie sebanyak lima unit berada ditempat kebakara.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Pidie, sedang mendata jumlah kerugian total dan menyerahkan bantuan masa panik. (zia/min)