Mahasiswa KKN UGM dan Distan Gelar Pameran Teknologi Pertanian di Pulo Aceh

MahasiswaKKN dari Universitas Gadjah Mada (UGM gelar pameran teknologi pertanian di Pulo Aceh.

harianrakyataceh.com (RA) – Petani Kecamatan Pulo Aceh sangat antusias mengunjungi pameran teknologi pertanian yang digelar berkat kerjasama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Aceh Besar di pekarangan Kantor BPP Pulo Aceh di Gampong Lampuyang, Selasa (30/7).

“Ada beberapa stan pameran yang kami (BPP Pulo Aceh) siapkan untuk adek-adek Mahasiswa KKN UGM, seperti stan pembuatan pakan ternak dari jerami dan EM4, Stan Vertikultur dengan memanfaatkan bahan bekas dari plastik limbah pantai dan stan Informasi terkait kampus UGM, Kesemua Stan tersebut dikelola oleh adek-adek kita mahasiswa,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar melalui Afriadi selaku Koordinator BPP Pulo Aceh.

Sementara Ketua Unit KKN Wisnu mengaku
sangat senang dengan semangatnya warga yang hadir berkunjung ke pameran. Melihat begitu antusiasnya warga, pihaknya berkeinginan agar pameran tidak hanya dibuat satu hari, namun bisa beberapa hari.

“Jadi kalau ada warga yang tidak bisa hadir pada hari ini, mereka bisa mengunjungi besok hari. Tema yang kita angkat adalah memanfaatkan potensi lokal untuk teknologi tepat guna,” ujarnya.

Salah satu peserta KKN, Vina yang merupakan mahasiswai UGM asal Kreung Raya, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar mengaku punya keinginan besar untuk berbuat bagi warga di Pulo Aceh yang merupakan wilayah kepulauan terluar Indonesia. Ada tiga titik KKN UGM di Aceh, Sabang, Pulo Aceh dan Kota Subulussalam.
Di lokasi pameran, Vina turut mempresentasikan materi tanaman obat keluarga.

Khaidir, tim Cyber Distan Aceh Besar menyampaukan bahwa KKN mahasiswa UGM akan berakhir pada 15 Agustus 2019. Berharap, ada kelanjutan gelombang berikutnya, sehingga apa yang menjadi fokus mereka yaitu pengembangan bidang perikanan, pertanian dan peternakan bisa terwujud sesuai roadmap yang telah mereka buat.

“Saya juga sudah sampaikan kepada mereka (mahasiswa) agar ada data yang mereka tinggalkan untuk kita, sehingga bisa sinkronisasi dengan run-planning kita dilapangan, ini juga sebagaimana arahan dari Bupati Aceh Besar melalui Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar. Saya senang dengan semangatnya adik-adik UGM ini, penerimaan dari warga kita pun sangat antusias, saya dan mewakili seluruh masyarakat Aceh Besar sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kemitraan KKN UGM.” Demikian ujar Khaidir yang juga penyuluh di wilayah Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar. (ra)