Rumah Rohana Hingga Belum Diperbaiki

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri menunjungi rumah milik Rohana yang tidak layak huni di Gampong Baro, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, Rabu (31/7).

Sudah Ditinjau Bupati Tahun 2018

CALANG (RA) – Satu unit rumah milik Rohana (50) warga Desa Gampong Baro L, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya dengan kondisi memprihatinkan dan belum tersentuh bantuan apapun.

Janda yang sehari-hari bekerja sebagai petani dalam memenuhi kebutuhan untuk keberlangsungan hidup itu telah menempati di rumah yang sudah tidak layak huni tersebut seorang diri sudah sejak 5 tahun silam.

“Kondisi kehidupan Rohana serba Kekurangan dan sangat menyedihkan dan sudah sepantasnya rumah yang dihuni olehnya di perhatikan,” tutur Wita Rosnidar, kerabat Rohana, Rabu (31/7).

Sebelumnya, tukas Wita, pada tahun 2018 lalu Bupati Aceh Jaya bersama dengan dinas terkait sudah pernah melihat langsung namun sejauh ini, belum adanya tanggapan nyata terhadap kondisi rumah tersebut.

“Kondisi rumah ibu Rohana sudah pernah di lihat oleh Bupati, saya pun tidak mengerti mengapa sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya,” tanya Wita.

Wita menambahkan, menurut keterangan dari ibu Rohana pada tahun ini, Pemerintah Gampong juga pernah mendatangi beliau untuk pengambilan data untuk di bantu rehab rumah tersebut dengan dana desa namun, rumah tersebut tidak lagi bisa direhab karena kondisi sangat memprihatinkan.

“Untuk apa di rehap jika di bongkar setengah saja semuanya juga ikut roboh sendiri. Rumah ini sudah parah, cocoknya di bangun baru bukan di rehab,“ pungkas Wita.

Ia berharap jika Pemerintah Aceh Jaya memprioritaskan pembagunan rumah layak huni kepada Rohana agar bantuan yang di salurkan tidak mubazir. “Tentunya kita berharap di bangun rumah layak huni selain tidak mubazir juga dapat membantu pengeluaran ekonomi ibu Rohana tersebut,” tutur Wita.

“Sementara Keuchik Gampong Baro L, Samsuni, membenarkan jika rumah tersebut sudah tidak layak huni lagi dan juga dirinya juga sudah menawarkan usulan rumah rehab.

“Sudah kita usulkan rumah itu di rehab menggunakan dana desa, namun Rohana menolak, karena rumah tersebut tidak bisa lagi direhab setengah-tengah tapi harus dibangun permanen,” tutur Samsuni.

Kepada Rohana, lanjut Samsuni, diminta pengertiannya agar dilakukan upaya pengusulan di tahun selanjutnya. “Pada tahun 2018 dulu kita juga sudah menaikkan proposal untuk pembangunan rumah layak huni milik Rohana dan juga Bupati pun juga pernah turun langsung melihat kondisi rumah tersebut pada tahun 2018,”

”Tahun ini kita akan rehab 4 rumah yang ada di Gampong Baro L, maka untuk tahun depan kita juga akan terus melakukan program rehab rumah dengan dana desa secara bertahap,” tutupnya.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Yusri S, saat meninjau langsung kondisi rumah milik Rohana di Gampong Baro L, Kecamatan Darul Hikmah mengatakan pemerintah Aceh Jaya melalui Baitu Mal akan segera membangun rumah tersebut.

“Kita sudah meminta data admintrasi kependudukan keluarga tersebut untuk kita berikan ke pihak Baitu Mal Aceh Jaya,” ujarnya.

Yusri menambahkan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin juga merupakan program unggulan Gerbang Raja Sejati untuk membebaskan Aceh Jaya dari rumah tidak layak dihuni. (say/bai)