Polisi Tembak Warga Diduga Maling, Kapolsek Darul Makmur Dinilai Elergi dengan Wartawan

Rakyat Aceh

SUKA MAKMUE (RA)- Dedi Jon (34) warga Gampong Babah Dua, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya diberikan hadiah timah panas polisi lantaran diduga melakukan malingan hewan ternak di kawasan Kecamatan setempat.

 

Informsi diterima Rakyat Aceh, Kamis (8/8) dari sumber terpercaya menyebutkan, kasus dugaan pencurian hewan ternak itu diduga pelaku mau melarikan diri, namun berhasil dilumpuhkan aparat kepolisian, Selasa (6/8).

 

Belum diketahui pasti dimana tempat kejadian perkara (TKP), penembakan pelaku dugaan pencurian itu, berdasarkan informasi, pelaku mengalami patah paha, dan langsung di rujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin (RSZA) Banda Aceh pada hari itu juga yang sebelumnya di rawat di rumah sakit umum Sultan Iskandar Muda (RSUD SIM) Nagan Raya.

 

Berdasarkan informasi di UGD RSUD SIM Nagan Raya, pasien yang telah dirujuk ke RSZA Banda Aceh mengalami patah paha, ia tercatat sebagai warga Gampong Babah Dua.

 

“Pasien Dedi Jon (34) warga Gampong Babah Dua mengalami patah paha sehinga dirujuk ke RSZA Banda Aceh, Selasa (6/8) siang,” kata salah satu petugas di UGD RSUD SIM Nagan Raya, Kamis (8/8) Siang.

 

Sayangnya, Kapolsek Darul Makmur Ipda Noca Tryananto,S,T,r,K dikonfirmasi Rakyat Aceh via telpon selulernya tidak ada merespon, meski pangilan seluler tersambung, dan pesan yang dikirim via WhatsApp juga tidak terbalas.

 

Seorang wartawan di Nagan Raya yang engan menyebutkan namanya mengatakan, Kapolsek Darul Makmur Ipda Noca Tryananto dinilai elergi dengan wartawan, susah untuk kita konfirmasi, karena ketika kita hubungi tidak terjawab.

 

“Kapolsek itu payah kali kita hubungi, dia tidak menjawab panggilan telpon wartawan, dan pesan di WhatsApp juga tidak terbalas.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, kasus penangkapan terhadap pelaku yang diduga maling itu di tangani pihak Polsek Darul Makmur di Alue Bilie.

 

“Iya itu sudah beberapa hari, palakunya di rawat di RSUD SIM Nagan Raya katanya mau dirujuk ke RSZA Banda Aceh,” kata Boby.(ibr)